Ironi Di Negeri Berkembang

by - September 04, 2018

     Saat ini, di negeri ini sedang terjadi krisis ekonomi karena efek perang dagang antara amerika dan china. Jika sebelumnya perang dunia adalah peperangan yang mematikan. Maka perang dagang saat ini adalah perang dunia yang tidak menggunakan senjata tapi sangat mematikan dan bahkan lebih kejam.

     Apa yang terjadi antara Amerika dan China adalah urusan mereka. Tapi negara kita adalah urusan kita. Dampak dari peperangan mereka adalah membuat ekonomi global menjadi tidak stabil yang mengakibatkan nilai mata uang semua negara berkembang menjadi sangat jatuh. Gua pernah bertemu dengan seseorang yang dengan sepihak menyalahkan pemerintah. Mereka mengatakan apa yang terjadi sekarang adalah karena kegagalan mereka. Apa yang ada dipikiran mereka, dengan menyalahkan pemerintah apakah ekonomi bisa kembali seperti semula. Apa dengan menyalahkan pemerintah mereka bisa hidup enak kemudian?

     Ini tragedi di negara yang kita hidup besar di dalamnya. Berapa banyak pemimpin yang memimpin negara, Berapa banyak pemerintahan yang sudah bekerja keras untuk mereka. Tapi apa balasan dari mereka, Mendukung pun tidak. Gua gatau lagi dah apa yang mereka pikirin, kenapa setidaknya membantu dengan membeli produk lokal kita?. Daripada mereka membuat argument yang tidak jelas menyebar kebencian yang akhirnya memecah belah negara. Bukankah diam lebih baik.

     Ini Ironi Di Negeri Berkembang dimana di isi oleh rakyatnya yang senang melihatnya tersiksa. Gua gatau lagi dah, semoga banyak dari negeri ini yang bisa bersatu tidak peduli apapun masalahnya tidak peduli apapun perbedaanya. Selama kita mau bersama mencari jalan keluar yang baik negeri ini, mungkin kehidupan kita akan lebih tentram dari semua negara lain.

You May Also Like

0 Comments