Jika ada salah satu jalan yang sulit kamu lalui saat ini. Berbaliklah dan liat ke arah lain maka kamu akan menemukan jalan keluarnya. Jika kamu merasa kamu tidak bisa berjalan lagi, Hukum dirimu. Kamu lebih kuat dari siapapun.
Tidak ada alasan apapun yang kamu butuhkan untuk bisa berhenti dari apapun yang kamu lakukan sekarang. Kamu hebat dengan caramu sendiri. Berjuanglah, Dunia ini menanti mu. Kamu diciptakan dengan sesuatu tujuan yang besar.
Jangan menyerah, saat jalanmu sudah mulai melambat. saat langkahmu perlahan terhenti. Bangkitlah, sesuatu yang besar menantimu. Aku yakin, kamu akan besar. Kamu akan berhasil, ayo berusaha sekali lagi. dan lebih banyak lagi.
Tidak ada pintu yang tidak dapat kamu buka. Kamu adalah kekuatan dirimu sendiri. Musuh terbesarmu adalah pikiranmu sendiri. Kamu hebat, tidak perlu bertahan lagi. Lakukan saja, Karena pintu yang sangat sulit terbuka adalah pikiranmu sendiri. jangan terlalu banyak berpikir. Lakukan saja.
Karena kamu HEBAT ...
Air yang berjatuhan, harumnya aroma air yang jatuh. Waktu itu.. Aku tidak mengenalmu.
Aku selalu memperhatikanmu. Kita selalu berada di dalam kereta yang sama setiap pagi. Buku yang kamu baca, aku penasaran lagu apa yang kamu dengarkan di headset itu. Kamu terlihat serius sekali.
Aku tau, kita tidak saling mengenal. Tapi aku harap.. Suatu saat..
_______________________________
Air yang berjatuhan, harumnya aroma air yang jatuh. Waktu itu.. Aku terpesona..
Kereta yang aku naikin setiap hari sangat nyaman dan tenang. Aku suka sekali. Tak jarang aku melihat perempuan yang sama. Dia selalu berada sekitar 4 langkah dari hadapanku.
Aku tidak mengenalnya, Tapi aku selalu memperhatikannya. Aku rasa..
_________________________________
Aku sangat suka sekali hujan, datangnya membawa kesejukan. Dan kadang membuatku merasa lebih baik. Apa kamu tau ? saat hujan kesedihanku terhapuskan. Aku bukanlah perempuan yang hebat. Aku pendiam dan bahkan sangat pemalu.
Aku tau semuanya memang seperti ini. Tapi aku berharap untuk sekali ini saja...
Aku ingin mengenalmu, lebih dalam. kamu sangat keren sekali...
_________________________________
Aku sangat suka sekali hujan, Aku merasa nyaman. Saat hujan, semua keributan dan suara bisingnya kota ini terhapuskan. Sangat tenang sekali. Aku menyukainya.
Ada lebih dari sekedar ketenangan yang aku dapatkan. Saat hujan, kamu bisa melampiaskan kesedihanmu sepuasnya. Karena tidak ada seorang pun yang akan mengetahuinya. Aku menyukainya.
Aku berharap tidak akan bersedih lagi, Aku berharap bisa mengetahui namanya..
__________________________________
Hujan dikala Senja, dapatkah kita bertemu kembali...
Aku tau, melihat kenyataan bahwa kamu tidak memilihku adalah satu alasan yang aku sudah tau sejak lama.
Kenapa aku harus berusaha?
Karena aku menemukan seseorang yang mampu mengubah hidupku. Sejak bertemu denganmu, aku merasa semuanya menjadi lebih baik. Karena aku, hanyalah seseorang yang mungkin tidak pantas hidup di dunia ini.
Aku sudah mengetahuinya. Tahukah kamu? saat kamu tersenyum dan bilang padaku bahwa aku adalah teman yang terbaik untukmu..
Aku ingin memintanya lebih..
Tahukah kamu? saat kamu bilang bahwa aku selalu ada saat kamu bersedih..
Aku ingin selalu berada disampingmu kapanpun itu..
Tahukah kamu? saat kamu bilang aku pemberani karena bisa mengusir kecoa
Sebenarnya aku yang paling takut..
Entah kenapa, aku selalu terbayang perkataanmu yang mungkin tidak berarti bagimu. Tahukah kamu? Jika kamu melihat bulan disana dan membayangkan seseorang. Mungkin di dunia yang lain seseorang itu sedang bersama kamu.
Cukup aneh bukan, hehe..
Tapi aku berharap. Seseorang di dunia lain sana melakukan itu dan kita dapat bersama :)
Aku tau ko, kamu sangat pantas dengannya. Aku harap kamu bahagia. Aku sangat mencintaimu..
Tentang kamu, aku selalu memperhatikanmu. Dari semenjak kita bertemu pertama kali di kelas yang sama. Aku hanya terdiam dan melihatmu. Aku tidak tau apa lagi yang harus aku katakan. Karena kamu sangat cantik hari itu.
Apa kamu ingat? waktu hari sabtu malam. Waktu itu hujan lebat dan kamu menunggu di depan gerbang kampus. Aku melihatmu, aku mempunyai payung saat itu. Tapi aku tidak berani berbicara dengamu. Dan akhirnya ada temanmu yang memberi payung. Aku tersenyum...
Apa kamu ingat? waktu itu, pertama kalinya kita berbicara. walaupun kamu hanya berbicara menanyakan "sudah ada dosen belum?" tapi aku sangat bahagia. Aku tersenyum..
Apa kamu ingat? waktu kamu menangis, aku tidak tau apa yang membuatmu menangis. Tapi aku tidak suka itu, aku ingin menenangkan dirimu. Membuatmu kembali tertawa, melihat senyummu kembali. Tapi aku tidak bisa hehe..
Padahal bangkuku denganmu hanya berjarak sekitar 2 meter tapi aneh rasanya kita jarang sekali berbicara. Tapi aku tidak apa-apa ko, aku suka seperti ini. Karena dengan hanya melihatmu tersenyum aku sudah bahagia.
Tingkah lucumu saat kamu selalu lupa tugas dari dosen, saat itu aku tertawa kecil di sampingmu. Aku melihatmu, kamu panik dan selalu melihat ke arahku saat itu. Oh tidak, aku selalu memalingkan wajahku, karena aku malu hehe..
Pada suatu hari, kamu menghampiriku. Memintaku untuk mengerjakan tugas bersama karena kamu tidak mengerti. Aku sungguh terkejut sekali. Perasanku.. aku tidak tau lagi seperti apa rasanya. Aku senang sekali saat itu.
Hari-hari berlalu, kita jadi sering berbicara. Bahkan dia selalu menyapaku setiap kali masuk kelas.
Aku menyukainya..
Waktu itu, ditangga setelah pelajaran selesai. Aku menyatakan perasaanku, kamu pun terkejut. Kamu tersenyum dan mengeluarkan sedikit air mata dan kamu pergi begitu saja meninggalkanku. Aku panik saat itu, aku takut kamu marah.
Aku tidak bisa tidur semalaman, membayangkan wajahmu saat itu. Aku merasa bersalah sekali.
Hari berikutnya, kamu tidak masuk kelas. Aku tidak tau apa alasannya, tetapi aku merasa.. kehidupanku kembali seperti dulu lagi. Aku hanya menundukan kepalaku.
Hari berikutnya, Kamu tidak ada lagi dikelas, Aku merindukanmu. Ada apa denganmu? apakah aku melakukan kesalahan. Banyak sekali pertanyaan dalam pikiranku.
Hari berikutnya dan hari-hari berikutnya pun dia tetap tidak masuk. Sudah hampir seminggu sejak saat itu. Aku pun sudah tidak tau lagi harus bagaimana. Aku selalu terdiam di kelas dan melihat ke arah jendela berharap kamu akan datang melewati gerbang kampus. Tapi ternyata tidak hehe
Sudah dua minggu berlalu, aku sudah tidak terlalu memikirkannya. Aku rasa mungkin dia sudah pindah kampus atau sibuk dengan dunianya, mungkin itu semua karena aku hehe..
Waktu itu, ada seseorang perempuan menungguku di depan gerbang kampus. Dia melihat kearahku, setelah sampainya aku disana. Dia berkata "Apa kamu yang bernama Ari?". Aku pun menganggukan kepala. "Aku mempunyai surat untukmu, dari salsa. Dia sangat bahagia saat menulis surat ini. Terima kasih ya Nak". Perempuan itu pun pergi. Sedangkan aku, hanya terdiam aku tidak tau apa yang harus aku lakukan.
Aku pergi ke kelas, suasana kelas sangat sepi saat itu. Semua orang menatap ke arahku, aku merasa aneh. Aku pun duduk, dengan penuh penasaran akupun membuka surat itu...
"Ari, sudah lama sekali kita tidak bertemu. Oh ya, aku Salsa. Aku yakin kamu tidak tau namaku hehe, karena kamu selalu sendirian dan dikelaspun kamu selalu menatap keluar jendela.
Sudah dua minggu yah, Apa kamu ingat? waktu itu. Saat hujan, aku melihatmu loh. Kamu melihatku sambil tersenyum dibelakangku, Aku memang tidak membawa payung. Padahal aku berharap bisa berjalan bersama dengan satu payungmu. Tapi kamu hanya memalingkan wajahmu saat aku melihatmu. Huhhh..
Sudah dua minggu yah, Apa kamu ingat? waktu itu. Saat hujan, aku melihatmu loh. Kamu melihatku sambil tersenyum dibelakangku, Aku memang tidak membawa payung. Padahal aku berharap bisa berjalan bersama dengan satu payungmu. Tapi kamu hanya memalingkan wajahmu saat aku melihatmu. Huhhh..
Apa kamu ingat? Aku yakin waktu itu kamu melihatku menangis di bawah tangga. Aku melihatmu ko. Tapi kamu malah pergi begitu saja, dasar kamu tidak peka.
Tapi pada saat itu, dibawah tangga seusai pelajaran, aku terkejut sekali dan aku sangat bahagia. aku pun tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata dan aku sangat malu saat itu jadi aku pergi meninggalkanmu. Hehe.. maafkan aku ya.
Tapi kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Aku jatuh pingsan, aku tidak sadarkan diri selama seminggu. Maaf membuatmu khawatir ya. Hidupku sudah tidak lama lagi. Hidupku hanya tersisa satu bulan. Aku tau ko, aku sudah menangis lama sekali saat mengetahuinya. Tapi kamu malah pergi meninggalkanku saat itu. Huhh dasar kamu.
Tapi aku bahagia, saat kamu menyatakan perasaanmu. Aku senang sekali ternyata kamu pun merasakan perasaan yang sama terhadapku hehe.. Terima kasih ya, aku juga sangat mencintaimu. Aku selalu memperhatikanmu. Kamu sudah membuat hidupku menjadi berarti, Terima kasih banyak.
Oh iya, mungkin saat kamu menerima surat ini aku sudah tidak ada. Maafkan aku ya. Aku harap kamu baik-baik saja disana hehe. Dan terima kasih lagi, aku sangat mencintaimu...."
Heehh.. ada apa ini, mataku mengeluarkan air mata. Oh tidak semua orang melihat kearahku. Aku harus pergi. Aku pun berlari keluar kampus, aku tidak tau harus kemana. Aku hanya berlari dan terus berlari. Dan setelah aku berhenti aku tersadar air mata yang keluar adalah kesedihanku.
"SIAPA YANG BAIK BAIK SAJA BODOH, KENAPA KAMU TIDAK BILANG KEPADAKU. KENAPA KAMU HARUS PERGI..." Ucapku teriak keras dari atas bukit kota.
Aku sangat mencintaimu, kenapa kamu harus pergi.. aku tidak baik-baik saja. Aku mohon jangan berkata seperti itu, aku mohon...
Seorang wanita yang sangat tangguh. Mempunyai hati sekuat baja, dan tangan selembut kain sutra. Yang rela bekerja selama 24 jam tanpa dibayar sepeserpun. Seorang wanita yang dulu menggendongku melihatku tertawa dan menangis.
Seorang wanita, yang menahan sakitnya dibelakangku. Menyiapkan sarapanku dan tersenyum saat apapun yang terjadi. Seorang wanita yang tanpa pamrih membesarkanku, menegurku saat aku salah. Dan seorang wanita yang bahagia melihatku saat ini. Ya, Itu ibuku..
Bila ada ratusan atau bahkan ribuan omonganpun yang menjatuhkanku, jika itu artinya aku bisa melihat ibuku tertawa dihadapanku. Aku tidak peduli !
Siapa kamu ? yang bahkan memberi ku makan saja tidak pernah.
Siapa kamu ? yang bahkan saat aku sakit pun tidak peduli.
Siapa kamu ? yang bahkan aku menangis pun kamu tertawa.
Jadi pantas kah aku dihentikan oleh satu, ratusan, atau bahkan ribuan orang yang sepertimu. Aku tidak punya waktu. Aku adalah seseorang yang mempunya Hati sekeras Ayahku, Yang mempunyai Tangan sekuat Ayahku. Jika aku terguncang hanya karena hal sepele seperti itu, mungkin Ayahku akan tertawa disana.
Ibu, jikalau suatu saat nanti aku kehilangan kakiku untuk berjalan. Sungguh aku masih mempunyai kedua tanganku untuk merayap. Dan jika aku kehilangan kedua tanganku untuk melangkah, akan kugunakan seluruh tubuhku untuk membuatnya bergerak walaupun itu hanya satu inchi.
Aku adalah potongan kecil dari hidupmu. Bahagiaku adalah saat melihatmu tertawa. Aku akan melakukan apapun walapun itu akan menghancurkan setiap bagian dari diriku, jika itu berarti bisa membuatmu mengucapkan "Cukup" dengan penuh kebahagiaan di wajahmu. Aku akan melakukannya, Karena Sukseku adalah menjadi sesuatu yang berharga selama aku dibesarkan olehmu. Sungguh aku tidak bisa sebesar ini jika bukan karena mu. Terima kasih, Ibuku..
Hai?
Bagaimana kabarmu? aku harap kamu sehat-sehat saja. Aku mempunyai banyak cerita untukmu. Ingatkah? saat pertama kali kamu membuka matamu, saat itu kamu menangis bahagia. Kamu tersenyum dan membuat orang tuamu bahagia.
Kamu tau, mungkin sekarang sudah hampir 20 tahun sejak kamu membuka matamu. Kamu sudah melalukan apa saja?
Sudahkah kamu berbaik hati kepada seseorang?
Sudahkah kamu membuat senyuman lagi di kedua orang tuamu?
Seberapa jauh kamu berjalan?
Hei, Aku harap kamu baik-baik saja. Aku hanya takut semuanya menjadi gelap. Semoga kamu tidak terbawa oleh kegelapan itu. Aku selalu memperhatikanmu, aku tau saat kamu melakukan hal baik dan hal buruk. Aku hanya bisa tersenyum.
Hei.. Jagalah baik-baik kehidupanmu, Sebelum aku menghampirimu...
Seperti Langit dan Bumi atau Hitam dan Putih yang selalu berlawanan. Aku menyadari bahwa aku hanyalah bagian kecil dari Dunia ini. Aku tidak tau apapun tentang kehidupan, kebahagian bahkan kesedihan yang sering mereka rasakan.
Aku terlalu takut untuk mencoba hal itu. Terkadang aku bertanya seperti apakah hidup ini jika semua orang diciptakan sama. Bukankah itu adalah hal yang indah, saat semua orang bersapa satu sama lain. Semuanya terseyum dan melakukan hal-hal baik yang sama. Menurutku itu adalah hal yang indah.
Berapa banyak manusia dimuka bumi ini. Setiap orang lahir dan meninggal tiap detik. Jadi untuk apa aku merasakan bahagia? sedih? aku tidak punya waktu untuk itu. Aku yakin semua orang memiliki alasan untuk hidupnya di dunia ini. Tapi tidak denganku, aku adalah hal yang tidak diinginkan oleh dunia.
pertanyaan yang sering aku tanyakan. apa arti kehidupan?






