Diberdayakan oleh Blogger.
  • Home
  • Daily
  • Story
  • HomeWork
  • Information
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Terms And Conditions
    • Contact Us
  • About Me
  • SiteMap

Secangkir Kopi

Cerita motivasi sukses itu bukan hal mudah tapi akan terjadi

Cerita Motivasi : Sukses itu Bukan Hal Mudah Tapi Akan Terjadi


Pertama ayo kita cari tau dulu apa itu sukses? Coba pejamkan mata anda dan sebutkan tujuan sukses menurut anda. Jika sudah ayo kita lanjut.

Ok, sukses bukanlah hal mudah. Berkali-kali pun kita berusaha belum tentu akhirnya kita akan sukses. Karena sukses itu tidak bisa diukur oleh angka maupun kata-kata. Sukses hanya bisa di nilai oleh diri anda sendiri.

Apa yang anda inginkan juga belum tentu adalah kesuksesan anda. Maka dari itu di awal saya ingin mengajak anda bertanya apa arti sukses menurut anda. Jika anda saja tidak tahu sampai mana kesuksesan yang akan anda capai. Maka anda hanya akan berubah menjadi manusia serakah.

Iya, sukses itu tidak mudah. Tapi yakinlah bahwa itu akan terjadi.

Sekarang anda coba ambil kertas dan tuliskan 5 tujuan hidup yang mampu mengubah hidup anda menuju kesuksesan. Entah itu satu tahun lagi, sebulan lagi, atau sehari lagi. Tuliskan saja tujuan yang akan anda capai.
Sudah? Sekarang lihat apa yang sudah anda lakukan untuk mencapai ke 5 tujuan anda? Belum ada? Apakah tujuan anda terlalu sulit? Iya. Coba tanyakan kepada diri anda apa yang membuat tujuan anda terlalu sulit? ok cukup.

Sekarang anda tahu bahwa tujuan anda itu sulit dicapai, tapi itu bukanlah hal yang salah. Seperti yang saya bilang sukses itu tidak mudah.  Tujuan yang sulit itu bukan penghalang untuk menuju kesuksesan. Tapi diri anda yang menjadi penghalang menuju kesuksesan.

Kenapa? Coba katakan saat anda menulis ke 5 tujuan anda apakah ada keraguan dalam diri anda, tentu tidak ada bukan. Tapi kenapa setelah melihat tujuan yang ditulis anda sendiri terlihat ragu. Pertanyaannya adalah kenapa?

Ternyata disini bukan tujuan anda yang jadi masalah. Tapi semua masalah ada pada diri anda. Kamu meragukan kemampuan diri anda sendiri. Jika kamu saja sudah meragukan diri anda terus siapa yang akan percaya pada anda? Tolong hentikan menghukum diri anda sendiri.

Cobalah percaya diri anda sendiri, jangan biarkan orang lain menghakimi garis kehidupan anda. Tetaplah di garis yang sama saat anda mulai. Orang lain mempunyai garisnya sendiri jangan terlalu dipusingkan.

Jika gagal coba lagi, jika jatuh bangun lagi. kegagalan dan kekalahan yang kamu rasakan saat ini tidak membuatmu jauh dari kesuksesan mu. Malah seperti itu jalan yang benar. Sukses itu tidak bisa datang seperti kamu tidur dan bangun di pagi yang cerah.

Mulai sekarang anda pajang ke lima tujuan anda dimanapun tempat yang dapat terlihat. Agar anda selalu teringat untuk melakukannya. Tidak ada hal yang tidak bisa, hanya orang bodoh yang berkata seperti itu.
Maka mulai dari sekarang saya mau anda bangkit.  Pejamkan mata anda Katakan dalam hati “saya pasti bisa.. saya pasti bisa.. saya pasti bisa..” sekarang buka mata anda dan mulailah kerjakan. Cepat! Waktu tidak akan menunggu, kita yang harus mengejar.

Cerita Cinta : Maaf ! Aku Menginginkan Suamimu
____________________
Alert !
Cerita memiliki Hak Cipta
____________________

Karya : Diansya Aura

Aku melongok ke dalam kamar Mbak Sarah saat kulihat sosok Mas Damar, suami kakakku satu-satunya itu masih belum juga keluar kamar.

Jam segini biasanya Mas Damar sudah duduk di meja makan untuk sarapan pagi dan bersiap-siap menuju ke kantor. Aku sendiri biasanya juga sudah selesai sarapan dan akan menumpang mobil Mas Damar untuk menuju ke kampus yang lokasinya tidak jauh dari kantor advokat tempat Mas Damar bekerja.

Namun, hingga menjelang pukul tujuh pagi ini, sosok Mas Damar masih belum juga keluar dari kamar. Bahkan sekilas tadi kulihat sarapannya pun belum disentuh. Kemana Mas Damar ya? Benakku diliputi tanda tanya.

"Vin, nanti kamu kuliah naik oplet atau numpang temen aja ya. Hari ini Mas Damar mau nganterin mbak ke spesialis kandungan. Jadi nggak bisa nganterin kamu."

Belum sempat aku bertanya, Mbak Sarah sudah muncul di depanku dan seolah tahu isi hatiku, ia menjelaskan keadaan Mas Damar yang pagi ini sepertinya tidak bisa memberi tumpangan karena harus mengantar kakakku itu pergi ke dokter.

Mendengar kata-kata Mbak Sarah, aku menaikkan alis tanda tak setuju. Apa? Berangkat kuliah sendiri? Nggak, ah! Itu artinya aku harus jalan kaki dari pintu gerbang kampus menuju gedung perkuliahan yang jaraknya sekitar tiga ratus meter karena oplet tak boleh masuk area kampus. Dan itu artinya juga aku tidak bisa menuntaskan rasa rindu ingin berdekatan dan berduaan dengan Mas Damar pagi ini.

Semua gara-gara Mbak Sarah! Rencana semalam ingin tampil cantik untuk menarik perhatian Mas Damar gagal karena dia. Mas Damar tidak bisa memberi tumpangan ke kampus karena harus menemaninya ke dokter. Arrgh ....

"Ke spesialis kandungan? Ngapain sih, Mbak ke spesialis segala?" Aku bertanya dengan nada tidak suka.

"Periksa kandungan, Vin. Sudah dua minggu, Mbak telat haid. Mudah-mudahan kali ini positif," jawab Mbak Sarah dengan mata berbinar.

Melihat binar itu, ada perasaan tak rela menyelusup menembus lubuk hati. Entah sejak kapan perasaan ini muncul tetapi akhir-akhir ini rasa tidak nyaman pada Mbak Sarah memang mulai menodai segumpal daging bernama hati. Apalagi jika hal itu berkaitan dengan Mas Damar, seperti saat ini.

Jika benar Mbak Sarah hamil, alamat makin berat perjuanganku untuk mendapatkan perhatian Mas Damar. Kakak Ipar ku yang ganteng, berwibawa, berkharisma, cool dan smart itu. Ini tidak boleh dibiarkan!

"Oh, Mbak mau periksa kehamilan? Kan ada tes pack, Mbak. Tinggal beli, celup, ketahuan kan positif atau enggaknya. Ngapain harus capek-capek ke dokter? Antrinya lama, bayarnya mahal lagi," ujarku enteng, acuh tak acuh.

Mendengar ucapanku yang bernada ketus, Mbak Sarah terdengar menghela nafas. Ia kemudian berucap setengah mengeluh. "Sudah dites semalam, Vin. Tapi garisnya samar, makanya Mbak ingin memastikan saja ke dokter, sekalian kalau memang belum positif, Mbak mau tanya-tanya soal program kehamilan, karena ini sudah tahun ketiga pernikahan Mbak sama Mas Damar, tapi Mbak belum juga hamil," ujar Mbak Sarah lagi dengan suara pelan.

Mendengar kata-katanya hatiku makin tak karuan. Mbak Sarah mau ikut program kehamilan? Nggak bisa! Mbak Sarah nggak boleh hamil! Aku tidak mau Mbak Sarah mendapatkan anak dari Mas Damar. Aku bahkan ingin mereka bercerai saja, lalu ... aku akan menjadi pengganti Mbak Sarah dalam hidup Mas Damar!

"Mbak, jangan mendahului takdir. Kalau Mbak belum punya keturunan, artinya Tuhan belum berkenan memberi amanah sama Mbak. Sabar aja, dan perbanyak doa. Kalau sudah waktunya, Mbak pasti hamil, kok," selaku ringan.

Mendengar kalimatku, Mbak Sarah kembali menghembuskan nafas. Ia kemudian membuka mulut kembali. "Tapi, manusia kan diwajibkan ikhtiar, Vin. Ikhtiar dan berdoa. Kalau berdoa, insyaallah udah Mbak lakukan, tapi ikhtiar yang memang belum pernah Mbak dan Mas Damar lakukan, makanya pagi ini Mbak mau ke dokter, untuk mengecek kesuburan dan menanyakan penyebab terlambat haid sekarang ini. Semoga, kali ini Mbak beneran hamil karena Mas Damar sudah tidak sabar menginginkan keturunan," ucap Mbak Sarah sedikit dikuasai emosi.

Mungkin Mbak Sarah memang sudah sangat menginginkan kehamilan itu. Tiga tahun bukan waktu yang sebentar. Pasti ia sudah sangat merindukan buah hati. Namun, jika Mbak Sarah benar-benar hamil, maka rencana untuk memisahkan Mas Damar dari Mbak Sarah pasti akan sulit terlaksana.

Sudah enam bulan sejak tinggal di rumah ini, segala perhatian yang kucurahkan pada Mas Damar belum mendapat timbal balik yang sepadan. Meskipun tidak menghindar, tetapi Mas Damar belum memberikan respon seperti yang kuharapkan. Padahal sejak pertama kali bertemu dengannya, perasaanku sudah dibuat tidak karuan. Siang malam sosok Mas Damar bertahta di benakku.

"Vin? Kok malah ngelamun? Sana buruan, entar keburu siang. Dari sini ke kampus kan jauh, nanti telat kamu!" seru Mbak Sarah memutus lamunanku.

Kembali aku menatap Mbak Sarah dengan nada protes. Tidak! Aku tidak mau berangkat sendiri. Bagaimana pun caranya, aku harus bisa membuat Mas Damar mengantarku ke kampus. Kalau tidak, percuma dong semalaman tadi aku sibuk treatment di kamar sendiri agar seluruh bagian tubuhku termasuk rambut sebahu ini berbau wangi dan bersih.

Kemarin aku sudah membeli beberapa jenis lulur tubuh yang wanginya tahan lama. Begitu pula creambath dan hair mist yang membuat aroma kepalaku berbau harum semerbak. Ditambah parfum tubuh dan penampilan yang selalu seksi, Mas Damar pasti akan memperhatikanku. Ya, kalau Mas Damar laki-laki normal, tidak lama lagi ia pasti jatuh dalam pelukanku. Semua laki-laki normal pasti bisa memilih dengan baik antara aku dan Mbak Sarah.

"Mbak, plis dong. Minta Mas Damar buat anterin aku dulu. Soalnya jalan masuk ke kampus tuh jauh ke dalam, Mbak. Bisa kram kakiku kalau harus jalan pake hak tinggi begini." Aku menunjukkan high heels yang kukenakan dengan harapan Mbak Sarah luluh dan bersedia meminta Mas Damar mengantarku ke kampus. Namun, Mbak Sarah justru menggeleng kecil.

"Tapi, Mbak udah mau berangkat juga nih, Vin. Nanti keburu dokternya ada urusan yang lain. Kamu kan bisa minta tolong temen jemput di gerbang atau nebeng mahasiswa lain yang bawa kendaraan sendirian. Masa begitu saja nggak bisa?"

"Nggak bisa, Mbak. Pagi-pagi begini tuh semua mahasiswa pasti buru-buru ngejar masuk kelas semua. Nggak akan deh ngurusin orang lain. Plis, Mas Damar aja nganterin aku ya. Bentar lagi udah mau masuk nih," rengekku lagi. Biasanya kalau sudah begini, Mbak Sarah pasti luluh dan akan mengabulkan permintaanku.

"Hmm ... gimana ya. Ya udah, tunggu bentar, Mbak tanya dulu bisa nggak Mas Damar nganterin kamu dulu." Mbak Sarah kemudian masuk kamar dan menemui Mas Damar.

Beberapa saat kemudian, Mbak Sarah keluar kembali sembari berucap, "ya, udah. Siap-siap, biar Mas Damar antar kamu dulu baru nanti nganterin, Mbak."

Mendengar kata-kata Mbak Sarah aku tersenyum girang. Nah, gitu dong, nggak tahu saja aku sudah capek-capek menyusun rencana manis buat Mas Damar pagi ini. Ya, aku harus bisa membuat Mas Damar jatuh ke dalam pelukanku.
Cerita Motivasi : Sukses untuk diri sendiri dimasa depan

Cerita Motivasi : SUKSES untuk diri SENDIRI dimasa depan


Banyak sekali orang-orang yang lahir di dunia ini ingin hidupnya sukses. Tetapi hanya beberapa orang yang bisa mendapatkannya. Kenapa?

Tentu saja karena mereka berusaha, bekerja keras, fokus pada tujuannya dan tidak melakukan hal-hal yang tidak penting. Sekarang kita lihat apakah semua orang bisa melakukan itu semua? Tidak bukan.

Jadi sukses itu bisa di raih semua orang, tapi tidak semuanya ingin melakukannya. Karena manusia pada dasarnya hanya ingin kesenangan tapi mereka melupakan kesusahannya.

Sukses itu susah, sukses itu tidak mudah. Seperti yang pernah saya tulis “sukes itu bukan hal mudah, tapi akan terjadi”. Sukses itu akan terjadi jika kita ingin itu terjadi. Itu akan terjadi jika kita mengerjakan tujuan-tujuan untuk mencapai sukses itu sendiri.

Sekarang apa yang kita perlukan untuk sukses?

1. Pahami Dirimu

Pahami dirimu, kamu harus paham siapa dirimu. Apa yang kamu punya, apa kekuatan kamu dan apa yang bisa kamu lakukan. Jadi kamu harus paham dulu siapa kamu sebenarnya. Bukan kalian asal ingin menjadi apapun tanpa dasar yang ada dalam diri kamu.  Sukses itu beda sama impian. Impian bisa saja tidak terjadi tapi sukses akan terjadi. Jadi pahami dirimu dan mulai gali potensimu.

2. Tujuan

Tujuan, kamu harus mempunyai tujuan. Apa yang akan kamu lakukan untuk mencapai sukses? Itu yang dimanakan tujuan agar kamu bisa berjalan di jalan menuju kesuksesan kamu. Jika kamu tidak mempunyai tujuan percayalah setiap jalan yang kamu ambil semua itu tidak akan terarah sedikitpun ke dalam jalan kesuksesan mu. Jadi mulai dari sekarang buatlah tujuan-tujuan hidup yang jelas untuk mencapai kesuksesanmu.

3. Kerja keras / berusaha

Ini adalah hal yang mungkin paling sulit untuk dilakukan. Banyak orang yang mempunyai tujuan dan banyak orang yang sudah memahamaaia dirinya. Tetapi dia tidak ingin bekerja keras, itu ibarat menggali lubang untuk kuburannya sendiri. Ingat ini “orang berbakat akan kalah dengan orang yang bekerja keras”. Orang berbakat itu hebat, tetapi jika dia malas bakatnya akan tumpul. Sebaliknya orang yang biasa saja mungkin tidak spesial tetapi jika dia bekerja keras pasti dia akan mengubah sesuatu. Jika kalian tidak percaya maka lakukan dari sekarang tidak ada yang mustahil bahkan pisau berkarat pun jika sering kamu asah akan sangat tajam sekali.

4. Berdoa

Ini adalah point yang terpenting. Tidak perduli seberapa bagus usaha dan tujuanmu jika kamu saja tidak memohon kepada yang maha kuasa. Maka jalanmu akan sangat sulit, doa itu akan mengingatkan kita bahwa seberapa keras kita bekerja dan seberapa besar kita nanti. Kita tetaplah kecil dibanding dunia ini, jadi kalian akan lepas dari kesombongan. Orang sukses dan kaya itu luar biasa, tetapi jika dia sombong. Maka semua itu tidak berarti.

5. kontrol / pengendalian

Kamu harus mempunyai keahlian ini, pengendalian atau kontrol. Ini adalah hal penting yang bisa membuat orang itu tetap sukses atau terjatuh suatu saat nanti. Jadi dengan pengendalian kamu bisa melihat semua progress, data, keuangan dan lain sebagainya sehingga kamu bisa memutuskan apa yang tepat untuk kamu sendiri.

Nah teman-teman bagaimana? Sebenarnya sukses itu bisa terjadi hanya bagaimana kamu mau atau tidak menjalankan itu semua. Sukses itu tidak bisa datang dari satu malam. Maka kerjakanlah semua dalam sampai setiap malam sampai kamu yakin sukses akan datang esok hari.

Cerita Cinta : Senyuman Indah


     Aku melihat.. Aku merasakan.. semuanya itu sangat cepat berlalu. Aku tau semua ini akan terjadi suatu hari. Tapi aku mohon, walaupun hanya sebentar. Aku ingin mengenang masa ini.

     Hembusan angin di kala itu sangat sejuk sekali ditambah dengan suara bising kota di pagi hari. Aku merasa hidup. Setiap hal yang harus aku lakukan itu semua mengalir seperti air setiap hari. Aku sangat bahagia.

     Pagi itu di MRT, untuk pertama kalinya aku terhenti dan menatap seseorang. Dia berada di ujung seberang sana. Dengan kacamata dan membaca buku.

"A Dream World"

   Judul buku yang dia baca. Aku pernah membacanya, itu tentang kehidupan dimana semuanya bahagia. Tidak ada kejahatan tempat yang damai sekali. Tempat yang aku sangat impikan.

"dukk..."

     Bukunya terjatuh karena tersentuh orang yang sedang lewat. Aku melihatnya, untuk pertama kalinya aku melihat. Bidadari tanpa sayap itu benar adanya. Dia cantik sekali, kulitnya sangat bersih rambutnya panjang.

"Oh, tidak.."

      Perasaan ku berdebar-debar, Aku ingin mendekatinya tapi ini adalah stasiun dimana aku turun. Aku harus bersiap-siap. mungkin hanya sebatas ini, tidak mungkin juga A Dream World itu akan menjadi kenyataan. Atau kah..

"Stasuin Jakarta.. Stasiun Jakarta.. Perhentian selanjutnya adalah stasiun jakarta.."

    Sudah waktunya aku turun kah. Atau mungkin..

aku pun berjalan keluar dari kereta. Tapi tiba-tiba..

"Tap.. " ada seseorang yang memegang pundakku.

Seseorang itu adalah perempuan tadi. Aku bertanya ada apa? dia tidak menjawabnya dan menggerakan bahasa isyarat.

"Buku ini punyamu.. Kamu menjatuhkannya kemarin. Aku ingin mengembalikannya, tapi kamu terlihat terburu-buru. Jadi aku membawanya pulang dan membaca bukunya dirumah. Hehe.. terima kasih, bukunya sangat bagus. Sekarang aku ingin mengembalikannya kepadamu" ucap perempuan itu terseyum dengan menggunakan bahasa isyarat.

     Saat itu, mungkin.. saat-saat itu aku benar-benar melihat senyuman yang sangat indah. Aku sangat bahagia bertemu dengannya. Karena dengan saat itu, Kita bisa menjadi keluarga bahagia saat ini..

Terima kasih.. Karena kamu, aku mempunyai A Dream World ku sendiri saat ini :)
Cerita : Orang Tuaku Dan Keluh Kesahku Dimasa Kecil

Cerita : Orang Tuaku Dan Keluh Kesahku Dimasa Kecil


Ini adalah cerita tentang orang tuaku. Dahulu aku mempunyai keluarga yang sangat indah. Semuanya berjalan dengan baik seperti semua orang. Rasanya bahagia sekali melihat kedua orang tuaku ini berbahagia. Mereka tersenyum dengan indah. Aku pun juga sangat bahagia melihatnya.

Saat aku kecil, aku bisa mendapatkan apa saja yang aku mau. Aku sangat disayangi sekali oleh kedua orang tuaku. Aku kini adalah anak kedua dari 5 bersaudara, yang saat itu aku hanya mempunyai kakak perempuan dan adik laki-laki. Terkadang aku bertengkar dengan mereka.

Tapi orang tuaku selalu memisahkan kita. Mereka menjaga kami sebaik-baiknya. Aku ingat dulu pernah minta dibelikan sebuah mobil mainan yang bisa dimainkan dengan remote control. Dan pada saat itu aku dibelikan mainan itu dan kakakku dibelikan sebuah alat masak-masakan. Aku pun senang sekali, mendapatkan mainan baru yang sangat luar biasa.

Kita adalah keluarga kecil tak lebih dan tak kurang. Tapi kita mencoba untuk menjadi keluarga yang bahagia selamanya. Orang tuaku selalu menjaga kami dengan baik.

Waktu aku kecil aku disekolahkan di sekolah dasar dan dua tempat pengajian. Tentu saja karena kedua orang tuaku ingin aku menjadi anak yang sholeh dan menjadi anak yang baik. Nama ku pun dibuat seindah mungkin dengan agama kami. Orang tuaku sungguh sangat menyayangiku.
Aku tidak pernah mempermasalahkannya. Aku tidak menanggap semuanya beban. Aku tidak pernah mengeluh. Semuanya aku jalani dengan sangat bahagia, bahkan aku pun senang sekali melakukannya. Bersekolah dan mengaji 2 kali dalam sehari adalah nikmat yang sangat berharga dalam hidupku.

Orang tuaku terkadang juga menjadi sedikit seram, saat aku sedikit nakal. Mereka langsung saja memarahiku. Seperti saat aku pulang larut malam. Ayahku yang pada saat itu selalu saja mendatangiku dan membawa sebuah gagang kayu. Ini beneran sungguh menakutkan.

Terkadang aku sempat menangis, karena aku takut akan dipukulnya. Tetapi sungguh kasih sayang orang tua adalah yang terbaik. Mereka melakukan ini agar aku bisa menjadi lebih baik. Dan tidak menjadi anak yang tidak berarti dalam kehidupan ini. Jika dipikir-pikir lagi sekarang ada banyak sekali orang tua yang bahkan tidak perduli dengan anaknya sendiri. Aku berterima kasih kepada orang tuaku, karena dia sangat menyayangiku.

Saat dahulu semua kehidupan kami berjalan baik-baik saja. Kita bahkan sering pergi liburan ketempat-tempat yang menyenangkan. Aku ingat sekali aku pernah dibawa menaiki kuda waktu itu. Tapi dengan cerobohnya aku terjatuh dan masuk kedalam saluran air. Aku hanya bisa terdiam terkejut. Tetapi ayahku langsung menolongku dan membawa diriku.

Aku juga pernah berlibur ke tempat yang aku lupa namanya tetapi masih bisa aku rasakan hingga sekarang. Rasanya sangat hangat sekali. Aku bisa melihat wajah kedua orang tuaku sangat bahagia dan bahkan seluruh keluarga kami pun terlihat bahagia.

Sungguh aku sangat menyayangi kedua orang tuaku. Mereka adalah pahlawan yang terhebat bagiku.
Aku mempunyai luka yang sampai saat ini masih berbekas. Luka ini aku dapatkan saat aku jatuh di sebuah saluran air. Aku tanpa sadar terjatuh dan sudah berada dalam selokan air. Aku terkejut sekali. Tetapi aku melihat ibuku yang dengan sigap langsung menolongku. Aku kira aku sudah baik-baik saja saat itu. Tapi ternyata aku salah.

Ibuku melihat ada luka dibelakang tubuhku dan ibuku pun terkejut. Aku langsung dibawa kerumah sakit. Saat itu aku menangis, bukan karena sakitnya. Tapi karena aku takut dan melihat wajah orang tuaku menangis membuat aku sedih sekali.

Waktu itu aku sama sekali tidak merasakan sakit. Aku hanya takut orang tuaku memarahiku karena ceroboh. Saat dibawa kerumah sakit yang kulihat hanya cahaya putih dan seseorang yang sedang berbicara. Setelah itu semuanya menjadi gelap dan akupun tertidur.

Tidak lama setelah itu, akupun terbangun dan melihat kedua orang tuaku berada disampingku. Mereka bahagia melihatku dan aku diberikan es krim oleh seseorang yang bernama dokter. Orang itu sangat baik sekali.

Setelah itu baru aku merasakan sakit, bagian belakang tubuhku sangat sakit sekali. Ternyata aku mendapatkan luka di bagian belakang tubuhku yang saat itu di operasi. Luka ini sangat menyebalkan sekali, membuatku susah tidur, bermain dan mandi. Aku sangat tidak suka ini.

Tetapi sekali lagi orang tuaku membantuku, dan terkadang meledekku. Seperti saat aku mandi, aku dibilang seperti kodok karena posisiku yang harus seperti itu. Karena luka ini belum boleh terkena air. Aku waktu itu sempat tertawa. Tapi aku berpikir orang tuaku sangat hebat dapat memandikanku dengan baik tanpa terkena lukaku.

Semuanya baik-baik saja. Ya semuanya sangat indah, kita adalah keluarga yang sangat bahagia.
Hingga suatu saat. Terjadi krisis moneter di dunia, sebuah tragedi yang membuat banyak sekali perusahaan dan pengusaha tutup. Disini ayahku sangat frustasi karena ayahku harus berhenti dari pekerjaannya. Ayahku tidak dapat berlayar lagi.

Seketika kondisi keluarga kami sangat memburuk. Kita kekurangan uang. Mencari pekerjaan pada saat ini sangat sulit sekali. Karena sedikit sekali perusahaan yang mampu bertahan, itupun mereka sudah mengurangi jumlah karyawannya.

Ini adalah masa-masa yang sulit..

Aku tidak bisa makan seenak yang dulu lagi. Aku tidak bisa bermain mainan yang bagus lagi. Dan aku sudah tidak pernah berlibur lagi.

Tetapi ayahku pun tidak menyerah, ia tetap berjuang sekuat tenanga mencari pekerjaan. Yang terkadang ayahku bekerja serabutan. Tetapi itu cukup unuk memberi makan keluargaku.

Ayahku sudah berjuang dengan sangat baik. Aku adalah anak yang tidak pernah meminta banyak. Selama keluargaku bahagia, maka akupun bahagia. Aku bahkan sering sekali makan hanya dengan menggunakan garam pada saat itu. Sangat lezat sekali loh, aku tidak tau bahwa aku pernah membuat onigiri pada saat aku kecil hehe..

Aku tidak pernah mengeluh. Karena aku tau bahwa orangtuaku sudah berusaha sekuat tenaga. Aku pernah bersifat egois karena aku ingin membeli jajanan seperti teman-temanku. Aku pun memintanya kepada orang tuaku. Tapi sampai aku menangispun aku tidak dibelikannya. Padahal waktu itu aku sudah tau bahwa orang tuaku sedang susah tapi aku tetap bersifat egois.

Hari-hari berlalu aku belajar untuk tidak sering menyusahkan kedua orang tuaku. Karena terlihat dari wajah ayahku terkadang ia terlihat sedih dan frustasi. Aku dan kakakku sudah sering di pukul untuk keinginan kami yang egois. Tapi aku yakin saat itu pasti itu yang terbaik.

Aku mulai belajar untuk tidak boros. Aku masih mengaji di dua tempat loh dan masih bisa bersekolah juga. Aku tidak mau menambah beban orangtuaku lagi. Aku berusaha untuk membahagiakannya. Agar wajah kesedihan dan frustasi dapat hilang dari kedua orang tuaku.

Aku adalah anak yang pintar, ini adalah anugrah yang luar biasa  yang aku miliki. Aku selalu mendapatkan juara kelas padahal aku tidak pernah belajar giat. Luar biasa sekali bukan. Aku selalu mendapatkan nilai sempurna disetiap ujian.

Saat Tk pun aku sudah membiasakan diri untuk menabung. Aku hanya diberikan uang saku sebesar 2 ribu rupiah setiap hari. Itupun jika aku sekolah dan mengaji. Tapi uang itu aku dapat tabung sebaik mungkin.

Aku hanya membelanjakan uangku sebesar 500 untuk membeli permen atau 2 buah gorengan agar dapat menahan laparku setiap hari. Karena ibuku masih bisa memasak saat itu jadi aku sedikit terbantu. Masakan ibuku sangat enak sekali loh.

Yang sangat sulit adalah saat ibuku tidak memasak lagi. Aku tau saat itu adalah kondisi yang sangat buruk. Padahal jika hanya dimasakan sebuah nasi aku masih sanggup untuk menahan lapar. Tapi saat ibuku sudah tidak masak itu adalah kondisi yang sangat buruk.

Kondisi seperti ini sudah sering terjadi, jadi aku terkadang meminta nasi kepada tetanggaku. Merekapun memberikannya dengan senang hati, karena aku adalah anak baik dan pintar. Terkadang aku juga diberikan lauknya. Itu sangat membahagiakan sekali karena lauknya adalah daging dan ikan. Itu adalah makanan terenak yang jarang sekali aku makan.

Aku sudah biasa dengan kondisi ini dan kita pun selalu melaluinya. Yang aku pikirkan pada saat itu adalah, bagaimana dengan kedua orang tuaku? Apakah dia hanya menahan lapar seharian penuh saat kondisi seperti itu. Karena aku tidak pernah sama sekali melihat kedua orangtuaku meminta nasi kepada tetangga.

Orangtuaku sungguh sangat luar biasa. Aku pun tidak mau kalah dengan mereka, aku harus menjadi luar biasa juga. Aku pun terkadang mulai membantu mencari uang untuk menolong kedua orang tuaku. Terkadang aku ikut tetanggaku yang sudah kurang waras tetapi ia masih giat bekerja. Ia bekerja mengumpulkan botol-botol kosong untuk dijual.

Aku pun terkadang bekerja dengan dia bersama adikku. Mengumpulkan botol botol yang berserakan ditempat sampah maupun di jalan. Ini tidak sulit ko tapi hanya terkadang berat sekali jika karung yang kami bawa sudah penuh. Tapi meskipun begitu aku tidak pernah mempermasalahkannya. Karena orang ini, meskipun dia kurang waras. Tetapi dia selalu bahagia dan selalu tertawa. Melihat wajahnya yang seperti itu membuat aku sadar bahwa tidak ada yang berat di dunia ini.

Mungkin banyak sekali yang memandangnya sebelah mata. Tapi bagiku dia adalah orang yang hebat. Bahkan dia sering sekali mengajari ku dengan perkataanya. Seperti saat aku sudah lelah dan bilang “tidak bisa”, dia seketika langsung memerahiku dan berkata “ ga ada yang di dunia ini yang ga bisa, Cuma lu nya aja yang gamau nyoba”. Perkataanya membuat ku sadar, mungkin bagi yang lain dia adalah orang yang kurang waras tapi bagiku dia adalah orang hebat.

Aku sering sekali ngebantah ko, tapi dia selalu menunjukan caranya dan itu benar-benar menjadi lebih baik.

Hidup kekurangan di kota yang besar seperti Jakarta ini adalah hal terberat yang aku rasakan sejak kecil. Bertahun-tahun aku menjalani kehidupan seperti ini. Sungguh tidak mudah sama sekali.
Tetapi aku tidak minder sama sekali di sekolah. Bahkan aku mempunyai banyak teman sekali. Setelah SMP Aku adalah murid pintar yang nakal. Itu semua aku lakukan karena menurutku itu menyenangkan.

Menyenangkan hanyalah alasanku saja, aku sebenarnya hanya ingin diperhatikan.
SMP adalah sekolah yang terberat dalam hidupku. Karena aku bertemu dengan banyak orang-orang yang luar biasa. Ada yang super kaya, super pintar dan bahkan super terkenal. Itu semua adalah hal yang tidak mungkin aku kalahkan. Jadi aku sedikit mencoba membuat kegaduhan dikelas tetapi tetap menjadi murid yang pintar. Jadi tidak ada guru yang benar-benar membenciku.

Disekolah ini aku sudah mulai mengenal gengsi, aku pun terkadang suka menjaga image agar aku tidak terlihat seperti orang yang benar-benar kekurangan ekonomi. Jadi aku sangat berhati-hati bergaul.

Tetapi sangat susah sekali. Disini benar-benar kumpulan orang-orang yang sangat mewah. Aku tau jika aku mengikutinya aku akan membebankan kedua orang tuaku. Jadi aku hanya mencoba berbaur dan tidak pernah sungguh-sungguh mengenal mereka.

Aku tidak mau membebankan kedua orang tuaku lagi. Hingga pada titik inilah diriku menjadi palsu. Aku menjalani kehidupan di SMP dengan menjadi orang yang palsu yang merupakan kesalahanku yang pertama.

Tetapi aku masih pintar ko. Bahkan waktu kelas 8 aku masuk kedalam kelas unggulan. Kelas ini bahaya banget loh, bukan Cuma karena orang-orangnya yang sangat kaya. Tetapi ini adalah kumpulan orang-orang yang super pintar. Bahaya banget deh kelas ini.

Tetapi aku tetap menjalaninya. Aku tetap palsu dan mencoba membaur terhadap mereka. Terkadang aku juga bermain ke kelas yang terbelakang. Tentu saja sekolah elit seperti ini mempunyai kelas unggulan dan kelas terbelakang. Kelas terbelakang adalah kelas yang berisi orang-orang yang tidak naik kelas. Jadi ini adalah kelas terburuk seperti kebanyakan orang bilang.

Tetapi aku suka bermain disini. Karena banyak dari mereka yang nakal yang mencari kesenangan dengan mudah. Masuk ke kelas unggulan membuatku seperti terkekang karena mereka semua kaku dan hanya berpura-pura. Melainkan kelas ini, aku lebih suka kelas ini. Karena mereka nyata dan aku juga merasa paling pintar disini hehe..

Terlepas dari itu semua akupun banyak sekali menemukan teman-teman yang baik yang terkadang mengerti diriku. Aku bahkan terkadang lupa dengan kedua orang tuaku. Aku mungkin banyak belajar hal-hal yang tidak baik disini. Tetapi karena itu menyenangkan akupun tetap melakukannya tanpa memikirkan kedua orang tuaku.

Hingga akhirnya aku menginjakan kaki di kelas terakhir, yaitu kelas 9. Yang pada akhirnya kita akan menghadapi ujian agar bisa melanjutkan ke sekolah selanjutnya.

Di kelas ini sungguh aku sudah benar-benar terbawa oleh suasana sekolah ini. Aku tidak tau apakah aku bergaul dengan orang yang salah atau tidak. Aku hanya mengikuti alur hidupku yang aku tidak tau akan sampai kemana hidupku ini.

Semuanya berjalan luar biasa. Banyak hal-hal hebat yang aku lakukan yang jika aku ceritakan mungkin bisa menjadi sebuah buku. Tetapi aku tetap bahagia bisa bersekolah disini.

Di kelas 9 ini aku jarang sekali berkomunikasi dengan orang tuaku lagi. Aku sering pulang larut dan aku sering berbuat hal yang tidak baik. Aku melakukannya tanpa memikirkan orang tuaku.

Hingga akhirnya pada suatu saat ayahku jatuh sakit dan dilarikan kerumah sakit. Yang aku bahkan tidak tau apa itu penyakitnya. Tetapi setelah dokter memeriksanya, ayahku menderita penyakit yang sangat parah sekali. Ayahku mendapatkan komplikasi jantung, paru-paru, ginjal dan hati. Aku benar-benar terkejut sekali. Bahkan aku pun tersedih saat menuliskan kisah ini kembali.

Ayahku yang selama ini berjuang keras untuk keluargaku tenyata benar-benar berjuang. Ayahku menahan sakitnya itu yang luar biasa tanpa diketahui oleh satu pun dari keluarga kami.

Sungguh ayah, kamu adalah lelaki terhebat yang aku temui.

Tentu saja dengan penyakit yang separah itu, tidak akan mungkin lagi bisa disembuhkan. Aku sudah tau waktu itu. Maka aku pun sering menjaganya di rumah sakit. Aku pun menginap mengurusnya dan aku berangkat sekolah dari rumah sakit.

Aku adalah anak yang tegar aku sudah tau itu semua tapi aku tidak mau terlihat putus asa. Aku mau melakukan yang terbaik.

Ini tidak mudah, ayahku sempat koma. Dan itu membuat seluruh keluarga kami panik. Tapi hanya aku yang terlihat tenang. Mungkin karena aku sudah tau itu semua. Dan itulah hal pertama yang aku benci saat aku menjadi pintar.

Tidak lama setelah itu, selama beberapa bulan. Aahh.. seperti apa waktu itu ya?

Kejadiannya mungkin senin malam tepat menuju hari selasa. Ayahku menghembuskan nafas terakhirnya. Saat itu aku menangis kencang sekali, sulit rasanya menahan air mata ini meskipun aku tau ini semua akan terjadi.

Malam itu, dimana itu adalah malam yang penuh air mata dalam keluargaku.
Aku tidak bisa tertidur lagi. Tatapanku kosong, karena aku terkejut ini semua benar terjadi. Waktu itu yang aku ingat aku sedang dalam Try-Out Ujian Nasional. Satu pikiranku tertuju ke titik itu. Aku harus pergi ujian, aku tidak boleh melewatkannya. Itu adalah pikiran pertama yang muncul di kepalaku pada pagi hari.

Di sekolah aku masih memiliki tatapan kosong. Aku bisa mendengar mereka semua memanggilku dan membicarakan tingkah anehku. Tapi aku tetapi tidak bisa melakukan apa pun. Pikiranku pada saat itu hanya segera mengerjakan soal dan langsung pulang memakamkan ayahku.

Dan akhirnya kelas dimulai. Pengawas memberikan soalnya dan aku berkata “ahhh aku tidak bisa mengerjakannya sama sekali” karena dalam pikiranku hanya terdapat cahaya putih. Aku benar-benar tidak bisa memikirkan apapun.

Setelah setengah jam terlihat seorang guru Bimbingan Konseling mendatangkan kelasku dengan wajah panik. Aku sudah tau apa yang dia akan katakan. Dan benar saja dia membuat semua kelasku panik dan memanggilku.

Ternyata dibawah sudah ada tetanggaku yang siap menjemputku..

Aku sudah sampai rumah dan ambulan sudah siap didepan rumahku. Aku pun segera mengganti baju dan naik kedalam ambulan bersama dengan jenazah ayahku. Apa kamu tau? Sepanjang perjalanan aku mengeluarkan air mata yang banyak sekali di depan jenazah ayahku.

Meskipun ada tetangga dan ustadz yang bilang aku gaboleh nangis dan mengikhlaskannya. Tetapi aku tetap tidak bisa. Apakah aku saja yang merasakannya? Karena sepanjang perjalanan itu muncul semua kenangan-kenangan bersama ayahku. Bagaimana bisa aku tidak menangis…

Hingga akhirnya aku tiba di tempat terakhir dalam kehidupan manusia. Aku melihatnya ayahku yang perlahan meninggalkanku. Disaat-saat terakhir itu aku berjanji akan melindungi keluarga ini dan menjaganya dengan sekuat tenaga. Aku pun berterima kasih kepada ayahku, karena telah menjadi orang yang hebat dalam keluargaku. Terima kasih..

Cerita : Aku Hanya Melihat Bayanganmu
Cerita : Aku Hanya Melihat Bayanganmu


Judul      : Aku Hanya Melihat Bayanganmu
Episode : 1
Status    : On - Going
Genre    : Romance, Drama, Misterius, School Life

======================================

“Suna, apa kau bisa merasakannya ? Aku akan sangat senang jika kau bisa menemaniku disini”
“Apa yang kau katakan ?”
Dia tersenyum dan berkata “Selamat tinggal, Bodoh "

======================================

*Trringgg… Tring...

Suara bel tanda berakhirnya sekolah telah berbunyi

“aaaaahh.. hah.. hah.. apa yang terjadi ?”

Aku terkejut dan terbangun, aku pun terdiam sejenak dan melihat jam. Ternyata waktu sudah menunjukan pukul 5 Sore. Aku tertidur kah?

Tadi adalah pelajaran olahraga dan aku tidak bisa mengikutinya karena tubuhku sedang tidak baik-baik saja. Belakangan ini aku sering sekali merasa lemas. Tidak tau kenapa, mungkin karena aku terlalu lelah.

“Tapi siapa tadi yang memanggilku ya ? mimpi ?”

Dukk, suara tangan seseorang yang menepuk pundakku.

“Suna kau tidak pulang?” ucap Viana sambil memegang pundakku.

Viana adalah teman masa kecilku, kita selalu berada di sekolah yang sama. Mengingat rumah dia terletak tidak jauh dari rumahku. Kita pun selalu berangkat dan pulang sekolah bersama.

“pulang ?” Jawabku yang masih kebingungan.
“heehh, apa kau masih ingin disini ?” Tanya Viana.

“eh maaf, baiklah aku akan membereskan tasku dulu” Ucapku dengan terburu-buru
“Ok, aku akan menunggu di depan” jawab Viana sambil tersenyum.

Aku tidak tau apa yang barusan terjadi, aku seperti melihat seorang perempuan dan dia sangat mengenal diriku. Tetapi aku tidak bisa mengingatnya. Hal terakhir yang aku ingat adalah dia berkata selamat tinggal.
Mimpi kah? Sudah berapa lama aku tertidur yah.

“Sunaa…” Ucap Viana di depan kelas
“Maaf, tunggu sebentar Vi.”

Aku pun segera membereskan tasku dengan cepat, sepertinya langit sudah semakin gelap. Dan aku juga sangat lapar sekali, Mungkin makan Indomie adalah pilihan yang terbaik nanti.

“Srekk..” Suara kertas yang jatuh dari dalam kolong mejaku secara tiba-tiba.

Apa ini? Surat? Aku hanya melihatnya dan terdiam. Sejenak aku berpikir siapa yang memberikan surat ini padaku. Apakah dia salah orang, atau ini hanya perbuatan orang yang usil. Ah, Sudahlah aku harus cepat.

“Suna…” Teriak Viana dengan keras.
“Iyah aku datang” jawabku sambil berjalan ke arah Viana

Aku pun segera bergegas mengampiri Viana yang sudah menunggu di depan kelas. Aku melihatnya sedang menatap lapangan kosong dari jendela tempat dia berdiri.

Seketika angin berhembus perlahan, Aku terdiam sejenak menatapnya. Entah kenapa aku tersadar betapa cantiknya Viana yang selama ini selalu bersama denganku. Apakah mungkin kita bisa..

Tidak mungkin lah ya haha. Aku pun berjalan lagi dan menghampirinya.

“Yo”
“Kau lama sekali” Jawab dia dengan wajah kesal.

Mungkinkah dia marah karena menungguku? Aku tidak terlalu mengerti tetapi wajahnya saat marah makin membuatnya tambah cantik.

“Hehe, Maaf Vi” Ucap ku sambil tersenyum polos
“Huhh, ayo kita pulang” Jawab Viana dengan manis

Aku merasa saat ini adalah waktu yang tepat. Mungkin aku bisa bertanya tentang surat itu dan perempuan yang memanggill namaku.

“Vi”
“Iya ?.”

“Vi, Apa tadi ada seorang perempuan memanggil namaku ?” Tanyaku dengan wajah penasaran.
“Perempuan ?” Ucap Viana dengan kebingungan.

Melihat wajahnya yang terlihat seperti itu saat aku bertanya tentang perempuan tadi, mungkin dia juga tidak tau tentang surat ini.

“Eh, tidak. Mungkin itu hanya imajinasiku saja. Ayo kita pulang”
“Humm, kau memang aneh suna”
“Hhoohh.. Terima kasih” Jawabku dengan senyum terpaksa.

Aku pun segera pulang bersama dengan Viana.

Di perjalanan pulang, Viana selalu berbicara tentang buku. Sebenarnya aku tidak terlalu mengetahui buku apa yang dia baca. Aku hanya tau dari ceritanya.

Ia selalu menjelaskan bahwa di buku itu Tuan putri dan pangeran hidup dengan romantis. Ia selalu menginginkan kehidupan yang seperti itu. Berjalan bersama, menghabiskan banyak waktu berdua dan banyak lagi.

Aku yakin itu hanyalah khayalan dari semua perempuan, tentu saja setiap perempuan selalu menyukai kehidupan cinta yang romantis. Tapi bagiku itu semua tidak mungkin terjadi haha.

Setelah beberapa menit akupun sampai dirumah.

“aku pulang” Ucapku saat membuka pintu.

Sepi sekali..

Ya memang selalu seperti ini, sejak dulu aku selalu sendirian. Bahkan aku tidak ingat kapan rumahku pernah ramai.

“kakak, belum pulang kah ?”

Kakak ku perempuan, Ia Sekolah di SMA Unggulan yang banyak diminati oleh semua orang. Tidak mengherankan karena kakak ku memang rajin sekali belajar. Bahkan setiap hari ia selalu membaca buku.

Tapi tumben sekali kakak jam segini masih belum ada dirumah. Aku berpikir mungkin ia sedang mengerjakan tugas bersama dengan teman sekelasnya.

Ya sudah lah, Seharusnya kakak ku sudah membuat makanan untuk makan malam. Tetapi karena ia belum datang, mungkin aku akan makan duluan dengan memasak indomie.

Tapi, entah kenapa rasanya aku sangat malas sekali. Padahal perut ini sudah memintaku untuk diperhatikan. Tetapi Di sisi lain tubuhku berbicara untuk rebahan.

Akhirnya aku memutuskan untuk masuk ke kamarku dan langsung berbaring di tempat tidur.
Uwah, rebahan memang mantap sekali.

Aku menatap langit-langit di kamarku, dan mengingat kembali kejadian yang terjadi saat aku tertidur disekolah.

Mimpi kah?

Aku semakin penasaran dan selalu memikirkannya sejak tadi. Entah kenapa perempuan itu sangat nyata bagiku. Dan aku juga merasa sangat mengenalnya.

“tapi siapa perempuan itu ? Dia memanggil namaku.”

======================================

Informasi : 

Aku Hanya Melihat Bayanganmu adalah cerita tentang seorang laki - laki yang mencari cara untuk bertemu dengan perempuan yang misterius. Di setiap episodenya akan menunjukan tanda-tanda yang akan membantunya menemukan si perempuan.

Aku Hanya melihat Bayanganmu akan update setiap Jum'at jika tidak ada kendala hehe. Selalu dukung terus Website ini agar authornya rajin menulis dan cepat update.

Terima kasih sudah membaca.
Cerita Anak Islami : Menumbuhkan Teladan dan Pendidikan Yang Baik Bagi Anak

Cerita Anak Islami : Menumbuhkan Teladan dan Pendidikan Yang Baik Bagi Anak

Secangkir Kopi, Mendidik Anak adalah hal yang sangat penting bagi semua orang tua. Bukan Hanya dari Segi pendidikan tetapi Juga Akhlak. Bagaimana cara kita mendidik Akhlak Bagi anak-anak kita.

Salah satunya yaitu dengan sering-sering menceritakan Cerita Anak Islami tentang Keteladanan Rasulullah Dan bagaimana cerita anak lainnya yang mengajarkan anak supaya mempunyai akhlak yang baik.

Secangkir Kopi akan membagikan kumpulan Cerita Anak Islami, Yang sebenarnya ditulis untuk tugas. Tetapi semoga bisa bermanfaat untuk banyak orang.

Cerita Anak Islami.

1. Cerita Anak Islami : Sang Pengembara Yang Ditemani Malaikat

Cerita Anak Islami : Sang Pengembara Yang Ditemani Malaikat

Pada suatu hari diceritakan ada sang pengembara berangkat untuk mengunjungi saudaranya di perkampungan. Jarak tempuh kerumah saudaranya cukup jauh sekali, harus melewati bukit-bukit. Tanpa disadari oleh sang pengembara, Allah telah mengirimkan malaikat berbentuk manusia untuk menemaninya dalam perjalanan.

Singkat cerita, Sesampainya sang pengembara di depan pintu gerbang perkampungan, malaikat yang berwujud manusia itu bertanya kepada si pengembara
" Hendak Kemana? " tanya malaikat kepada si pengembara
" Aku mau mengunjungi saudara ku di perkampungan ini " jawab si pengembara.

Malaikat pun kembali bertanya, " Adakah utang budinya saudaramu, sehingga engkau jauh - jauh datang untuk mengunjunginya? "
" Tidak, bukan karena utang budi aku mengunjunginya, dan bukan juga karena yang lainnya. Aku mengunjunginya karena aku mencintainya karena Allah, karena itu saja. " jawab si pengembara.

" Aku adalah malaikat Allah Yang Maha Pengasih, yang diperintahkan untuk menemanimu dalam perjalananmu, sungguh Allah mencintaimu. Sebab cintamu kepada kawanmu karena Allah " Ujar sang malaikat.

Makna Dari Cerita Sang Pengembara Yang Ditemani Malaikat

Ternyata Allah sangat mencintai orang-orang yang hidupnya saling bersahabat karena Allah. jika kita bersahabat jangan pilih-pilih ya adik - adik, mau dia orang miskin atau pun kaya, cakep atau pun jelek, kita tetap mau bersahabat karena. Sebab selain kita mempunyai banyak teman, Allah SWT pun akan mencintai kita. Karena kita bersahabat bukan karena melihat derajat ataupun rupa, tapi kita bersahabat karena Allah SWT.

2. Cerita Anak Islami : 2 Potong Roti

Cerita Anak Islami : 2 Potong Roti

Pada suatu hari di kalangan Bani Israil, ada seorang ahli ibadah. Ia menghabiskan waktu enam puluh tahun untuk terus-menerus menyembah Allah SWT di kuilnya.

Ibadah yang begitu khusyuk membuat Allah SWT ridha kepadanya. Hujan pun turun terus-meneurs di kuil dan sekitarnya. Pepohonan tumbuh menghijau, lebat, dan indah. Padahal, di sekitarnya, cuma ada tanah gersang.

Suatu hari, rahib yang rajin beribadah ini keluar kuil, dilihatnya pepohonan, langit, dan gunung-gunung di kejauhan.
       
“Seandainya aku turun dan melihat-lihat kebesaran Allah SWT lewat ciptaan-Nya, keimananku pasti akan bertambah,” demikian bisiknya sambil tersenyum.

Setelah itu, ia keluar kuil dan berjalan sambil sedikit membawa bekal. Di sepanjang jalan, ia tak henti bergumam, “Alangkah indahnya ciptaan Allah SWT. Alangkah agungnya Sang Pencipta.”

Tiba-tiba, seorang wanita datang menemuinya dan mengajak sang rahib istirahat di tempat teduh. Wanita itu bergitu cantik sehingga sang rahib pun memuji Allah SWT, “Alangkah indahnya ciptaan Allah SWT. Ternyata, dari semua makhluk yang Allah SWT ciptakan, tak ada yang lebih indah dan sempurna dari manusia.”

Namun, karena mereka hanya berdua saja, Setan datang dan menggoda dengan lebih leluasa.

Rahib dan wanita yang menemuinya itu begitu asyik mengobrol sampai lupa waktu. Setan berhasil membuat rahib dan wanita itu melupakan Allah SWT.

Maka, Setan tertawa terbahak-bahak setelah berhasil membuat mereka melakukan perbuatan yang tidak baik.

Dengan perasaan amat bersalah, sang rahib pergi dan turun ke sebuah kolam untuk mandi. 
Saat itu, datang seorang pengemis. Karena tak mempunyai sesuatu yang lebih baik, sang rahib memberikan bekalnya berupa dua potong roti.

Setelah itu, sang rahib meninggal penuh penyesalan.

Di akhirat, amal ibadanya selama enam puluh tahun lebih ringan dari dosa yang dibuatnya dengan wanita itu.

Namun, ketika pahala dua potong roti ditambahkan, amal kebaikannya jadi lebih berat dan Allah SWT pun mengampuninya.

Makna Dari Cerita 2 Potong Roti

Dosa besar harus dijauhi karena bisa memperberat timbangan dosa kita pada Hari Pengadilan nanti.
Hanya amal baiklah yang bisa menyeimbangkannya.

3. Cerita Anak Islami : Tukang Kebun Yang Rajin Sedekah

Cerita Anak Islami : Tukang Kebun Yang Rajin Sedekah

Pada suatu hari, ada seorang musafir yang sedang berjalan di padang pasir, tiba-tiba saja seorang musafir itu mendengar suara dari langit, "Siramilah kebun milik siFulan."

Dan setelah si musafir mendengar suara itu tiba-tiba hujan turun sangat derasnya, menyirami kebun milik si Fulan. Si Musafir pun terlihat keheranan, dan dari rasa penasarannya si musafir pun mencari pemilik kebun tersebut.

Setelah si musafir bertemu dengan si pemilik kebun dia pun bertanya kepada si pemilik kebun
"Siapa namamu?" tanya si musafir
"Fulan, Mengapa bertanya tentang namaku?" jawab si pemilik kebun

"Saat aku sedang berjalan dipadang pasir tiba-tiba aku mendengar suara di langit, yang memerintahkan hujan untuk menyirami kebun milikmu. Dan tidak lama setelah suara itu hujan pun turun. Aku sangat keheranan dan penasaran, sebenarnya amalan apa yang engkau perbuat?" Tanya si musafir.

"Mungkin karena aku sering sedekahkan sepertiga tanaman yang tumbuh dari kebunku, sepertiganya aku buat makan bersama keluargaku, dan sepertiganya lagi aku biarkan." Jawab si Pemilik kebun.

Makna Dari Cerita Tukang Kebun Yang Rajin Sedekah

dunia ini adalah tempatnya untuk mengumpulkan pahala kebaikan, untuk bekal kita nanti saat kita kembali kepada Allah SWT.
Salah satu amal kebaikan yang sangat Allah cintai adalah Bersedekah.
Adik-adik harus tahu bahwa dalam harta yang kita miliki atau yang kita dapatkan, itu terdapat hak-hak anak yatim, orang miskin, dan orang-orang yang membutuhkan. Karena itu, Adik-adik rajinlah bersedekah, karena Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik dari yang kita sedekahkan.

4. Cerita Anak Islami : Jangan Pernah Menyekutukan Tuhan


Cerita Anak Islami : Jangan Pernah Menyekutukan Tuhan

Pada suatu hari, ada seorang ahli ibadah melewati sebuah pohon. Seorang ahli ibadah itu sangat marah karena melihat banyak orang-orang yang beramai-ramai sedang menyembah pohon itu.

Dalam perjalanan Ia dicegat oleh iblis yang menjelma menjadi manusia. Iblis pun melarang Ia untuk menebang pohon itu, si Iblis pun terus mencegatnya hingga akhirnya terjadilah pergulatan. Dan dengan mudah si ahli ibadah ini mengalahkan si iblis.

Karena si iblis kalah, si iblis pun menawarkan sejumlah uang sebesar dua dinar yang akan ditaruh dibawah bantal siahli ibadah setiap harinya, asalkan S ahli ibadah tidak menebang pohon itu. Si ahli ibadah pun setuju dengan penawaran dari si iblis dan Ia pun merasa gembira.

Namun suatu hari, ia tidak menemukan lagi uang yang di janjikan si iblis di bawah bantalnya. "Kurang ajar..! Aku ditipu Iblis..! Sekarang aku akan kembali menebang pohon itu" seru si ahli ibadah dengan kekesalannya.

Di perjalanan, Ia bertemu kembali dengan iblis dalam bentuk manusia lagi, dan si iblis pun bertanya "Handak kemanakah engkau?"
"Aku akan menebang pohon yang disembah itu, karena perbuatan menyembah pohon atau pun benda adalah menyekutukan Allah SWT." Jawab si Ahli Ibadah
"Bohong, engkau berbohong..! Bukan karena itu engkau mau menebangnya" seru si Iblis

Siahli Ibadah terus melangkah menuju pohon itu untuk menebangnya. Hingga iblis pun marah dan membantingnya ketanah lalu mencekik lehernya.

"Tahukah kau, Siapa aku sebenarnya? Aku adalah iblis yang menjelma menjadi manusia..! Engkau datang pertama kalinya ingin menebang pohon itu semata-mata karena Allah SWT, hingga kau bisa menang dari ku. Lalu aku menipumu dengan uang dua dinar, dan sekarang kau melawan ku karena uang bukan karena Allah hingga kau dapat aku kalahkan."

Makna Dari Cerita Jangan Pernah Menyekutukan Allah

Ternyata jikalau kita melakukan sesuatu bukan karena Allah, maka kita akan mudah sekali menyerah dan bahkan kita akan sangat mudah sekali dikalahkan.
Oleh karena itulah, jika kita mengerjakan sesuatu amal harus dengan ikhlas dan karena Allah. Dan kita juga tidak boleh menyekutukan Allah SWT, karena perbuatan menyekutukan Allah akan menjadikan kita disenangi oleh setan.
Adik-adik dirumah ingin disenangi oleh Allah apa ingin disenangi oleh setan? Jika adik-adik ingin disenangi oleh Allah, seperti kakak pesan tadi "Jangan pernah menyekutukan Allah SWT"

5. Cerita Anak Islami : Menggosok Besi Menjadi Jarum

Cerita Anak Islami : Menggosok Besi Menjadi Jarum

Pada suatu hari, ada seorang anak kecil tinggal di desa yang ter pencil. Karena kenakalannya, bocah ini sering tidak mengikuti pelajaran membaca dn menulis yang seharusnya Ia ikuti. DIa lebih suka bermain - main menyusuri jalanan dan tepian sungai.

Suatu hari, di tepian sungai bocah kecil ini memperhatikan seorang Nenek-Nenek sedang mengerjakan sesuatu berulang-ulang. Ia menggosok-gosokan sesuatu pada sebuah batu. Sampai beberapa hari berikutnya, si bocah kecil ini masih memperhatikan hal yang sama yang dilakukan oleh Nenek - Nenek itu.

Melihat Nenek-Nenek itu sibocah kecil pun telah membuat si bocah kecil menjadi penasaran. Dan Ia pun memberanikan diri mendekati si Nenek.

"Nek, Sudah beberapa hari ini Saya perhatikan dan saya lihat Nenek melakukan hal yang sama terus-menerus.. Sebenarnya Nenek sedang melakukan apa?"
"Nenek sedang menggosok besi batangan ini, Nak..." Jawab si Nenek

Si bocah kecil pun semakin penasaran. 

"Untuk apa Nenek menggosok besi batangan itu , Nek?"
"Nenek menggosok besi batangan ini untuk di buat sebuah jarum , Nak !" Tandas si Nenek
Si bocah kecil ini tampak tidak percaya. "Wah ... mana mungkin Nek, besi batangan di gosok menjadi jarum?"

Si Nenek pun menghentikan kegiatannya yang sedang menggosok besi batangan dan memandang si bocah kecil itu dan berkata "Selama kita memiliki kemauan dan kesabaran, besi batangan ini bisa di gosok terus menerus, pasti bisa menjadi Jarum...!"

Si bocah kecil pun merasa kagum mendengar jawaban si Nenek. Dan peristiwa itu membuatnya menjadi pelajar yang rajin, disiplin, dan teguh. Setelah dewasa, si bocah tadi menjadi seorang sastrawan terkenal, Ia selalu teringat pesan dari Nenek tua itu.

Selama kita memiliki keteguhan hati, besi batangan pun bisa di gosok menjadi jarum.

Makna Dari Cerita Menggosok Besi Menjadi Jarum

Dari cerita di atas mengajarkan kita untuk memiliki kemauan yang keras, Insya Allah dengan kemauan yang keras dan kesabaran jalan kesuksesan akan terbuka lebar.
Siapa Adik- adik yang ingin hidupnya sukses ???
Oleh karena itu, tidak ada yang tidak mungkin. Karena nya janganlah adik-adik bermalas-malasan. Ingat pesan Si Nenek dalam cerita di atas, bahwa selama kita memiliki keteguhan hati, besi batangan yang besar pun bisa di gosok menjadi jarum.

6. Cerita Anak Islami : Tukang Semir Jadi Mabrur

Cerita Anak Islami : Tukang Semir Jadi Mabrur

Pada suatu hari ada seorang laki-laki yang miskin dan ia hanya berprofesi sebagai tukang semir sepatu. Tetapi walau pun ia miskin, ia sangat rajin beribadah. Seperti kebanyakan orang-orang, ia juga sangat bermimpi agar bisa naik haji suatu hari nanti.

Dari hari ke hari, bulan ke bulan , tahun ke tahun, ia rajin mengumpulkan uang hasil semir sepatunya demi harapan suatu saat ia bisa naik haji. uang yang di kumpulkannya tidak pernah mencukupi untuk ongkos naik haji. Namun karena ia sabar, pad akhirnya tabungan untuk naik hajinya pun sudah cukup.

Melihat tabungannya sudah mencukupi untuk naik haji, ia sangat bergembira. Namun, tiba-tiba ia kaget karena tetangganya sedang sakit parah dan memerlukan banyak biaya untuk berobat.

Si tukang semir pun mengunjungi tetangganya yang sedang sakit tersebut yang juga miskin. terdengar tetangganya merintih kesakitan karena sakit yang di deritanya. Karena merasa kasihan, situkang semir pun memberikan semua tabungan hajinya untuk tetangganya berobat.

Si tukang semir memang batal naik haji, tetapi di dalam hatinya ia senang karena bisa memberikan harapan dan ketenangan kepada tetangganya yang sedang ditimpa musibah dan membutuhkan biaya untuk berobatnya.

Seperti biasanya setelah ia gagal naik haji. Si tukang semir kembali melakukan pekerjaan sehari-harinya seperti biasanya.

Dan sementara itu, dikampung sebelah. terdengar ada beberapa saudagar kaya yang berangkat naik haji. Pada suatu ketika di Padang Arafah, sebagian jamaah haji tertidur pulas. dan sang saudagar kaya pun ikut tertidur pulas ditengah-tengah keramaian.

Dalam tidurnya, Sang saudagar bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk bertanya. Ia bertanya "Wahai Nabi Muhammad, siapakah diantara kami yang diterima hajinya oleh Allah SWT tahun ini?"
Nabi Muhammad menyebutkan nama si Tukang Semir sepatu.

Sang saudagar pun terkejut dan kembali ia bertanya, "Wahai Nabi Muhammad, siapa dia, dan berasal dari mana?"
"Dia hamba Allah dari kampung tetanggami,".Saudagar kaya itu tidak percaya, mana mungkin ada seorang yang naik haji dari kampung itu. Karena ia tahu kalau penduduk di kampung itu penduduknya miskin, Bahkan dari penghasilan penduduk kampung itu tidak lah mungkin mencukupi untuk ongkos naik haji.
Tiba-tiba ia terbangun dari tidur pulasnya.

Singkat cerita,
Setelah pulang dari naik haji sang saudagar kaya mencari nama orang yang di sebutkan oleh Nabi Muhammad dalam mimpinya. Dan setelah bertemu dengan orang yang ia cari ternyata ia hanyalah seorang Tukang Semir yang Miskin.

Sang saudagar pun bertanya kepada si tukang semir sepatu, "Apakah tahun ini kamu naik haji? Dalam mimpi aku bertemu dengan Nabi Muhammad dan berkata tentang nama mu?"

"Aku belum pernah pergi naik haji. Tetapi, barangkali niat, kerja keras, dan tekad ku untuk membantu tetangga ku, sehingga Nabi Muhammad menyebut ku sebagai seorang haji yang mabrur." Jawab si tukang Semir sepatu dengan merendah.

Makna Dari Cerita Tukang Semir Jadi Mabrur

marilah kita belajar dari si tukang semir. Walau pun hidupnya miskin, akan tetapi dia rela berkorban untuk tetangganya yang sedang membutuhkan. Masya Allah, Luar biasa ya Adik-adik..!
Yuk, kita membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan, apa pun yang kita sanggup berikan kepada mereka. Meskipun yang kita berikan kecil, tapi sangat besar artinya untuk mereka.

7. Cerita Anak Islami : Menghapus Sifat Iri dan Dengki

Cerita Anak Islami : Menghapus Sifat Iri dan Dengki

Suatu ketika, nabi besar Muhammad sedang duduk-duduk bersama dengan para sahabat-sahabatnya. Beliau berkata kepada para sahabat, " Sebentar lagi, salah satu ahli syurga akan muncul di hadapan kalian. ". 
Dan para sahabat-sahabat nabi pun terdiam dan memandang. Mereka bertanya-tanya, siapa yang kira-kira yang di maksud Nab dengan calon penghuni syurga?

Tak begitu lama kemudian, datanglah seorang laki - laki dengan berpenampilan sederhana muncul dihadapan mereka. tampak pada seorang laki-laki tersebut menetes sisa-sisa dari air wudhu dari janggutnya dan tampak lai-laki itu sedang menenteng sandal dengan tangan kirinya.

Dan pada hari berikutnya, Nab Muhammad SAW mengulang kembali lagi perkataannya kepada para sahabatnya tentang calon penghuni syurga. Dan laki-laki berjanggut kemarin pun tiba-tiba muncul dan melintas.

Dihari ketiga Nabi Muhammad SAW mengulang lagi perkataan yang sama kepada para sahabat, dan kejadian itu pun kembali terulang, lelaki itu pun tiba-tiba muncul kembali.

Mendengar ucaapan dari Nabi Muhammad SAW itu, ahirnya salah satu seorang sahabat Nabi bernama Abdullah Bin Amr merasa penasaran dan bertanya di dalam hatinya "apakah sebenarnya yang dilakukan oleh seorang laki-laki itu, sehinga ia bisa masuk syurga?" dan sahabt Nabi yang bernama Abdullah pun mengikuti laki-laki yang dimaksud oleh Nabi tersebut.

Abdullah pun menyapa kepada laki-laki itu "wahai sahabat ku, apa bolehkah aku menginap selama tiga hari di rumah mu ?" Ia pun menjawab "Silahkan, dengan senang hati".

Pada akhirnya Abdullah pun menginap dirumah laki-laki itu hingga tiga malam berlalu. Abdullah tidak melihat laki-laki itu tidak melakukan amal-amal penghuni syurga. Dan terlihat ibadah laki-laki itu pun biasa-biasa saja. Lalu apakah yang membuat lai-laki itu bisa masuk syurga?

Abdullah pun memberanikan diri bertanya kepada laki-laki itu "Sudah tiga hari aku disini, aku tidak melihat mu mengerjakan ibadah-ibadah yang luar biasa. Tapi mengapa Nabi Muhammad berulang kali menyebut mu sebagai salah satu calon dari penghuni syurga?"

Laki-laki itu pun menjawab "Aku tidak melakukan amalan-amalan yang istimewa, akan tetapi sebelum tidur Aku berusaha mengingat kesalahan - kesalahan saudara ku seiman. Dan Aku berusaha mema'afkan kesalahan-kesalahan mereka sebelum Aku tidur, Aku hilangkan rasa iri dan dengki terhadap karunia Allah SWT yang di berikan kepada saudara ku".

Makna Dari Cerita Menghapus Sifat Iri dan Dengki

ternyata jika kita memaafkan kesalahan - kesalahan teman kita sesama muslim, Allah SWT akan memberikan syurga sebagai balasannya.
Kita harus bersyukur atas nikmat yang di berikan-Nya untuk kita. maka hati kita pun akan lebih senang dan lapang, dan teman-teman kita pun akan suka kepada kita.
Karena Orang-orang yang mempunyai sifat Dengki dan sifat pemdendam merupakan Kawan syaiton. dan orang yang mempunya sifat iri dan dengki nya pun tidak akan disukai oleh teman-temannya yang lain.
Adik-adik tentu ingin punya banyak teman dan di sayang oleh semua Orang, kan? Maka jadilah adik-adik orang yang pemaaf, dan Allah SWT pun akan menyayangi Adik-adik.

8. Cerita Anak Islami : Raja Bijaksana Yang Menguji Rakyatnya

Cerita Anak Islami : Raja Bijaksana Yang Menguji Rakyatnya

Awal cerita, Ada seorang raja bijak ingin menguji kerajinan dan kepedulian rakyatnya. Pada sore harinya sang raja diam-diam menaruh batu ditengah- tengah jalan yang sering dilewati orang. Sebuah batu itu diletakan persis di tengah jalan, sehingga sangat tidak enak dipandang dan menghalangi langkah orang.

Sang Raja sengaja sengaja ingin mengetahui sikap rakyatnya yang sedang berlalu -lalang di jalan tadi. Tampak seorang petani melintas membawa gerobak barang yang penuh dengan barang bawaan. Ketika melihat batu menghalangi jalannya, Ia langsung mengomel dan Ia pun marah-marah.

"Dasar memang orang-orang disini malas-malas..! Batu di tengah jalan didiamkan saja...!" sambil terus menggerutu, ia membelokan gerobaknya untuk menghindari batu tadi dan Ia pun meneruskan perjalannya.

Setelah itu lewatlah seorang prajurit sambil bernyanyi-nyanyi tentang keberaniannya di medan perang. Karena kurang memperhatikan jalanan, siprajurit tersandung batu itu dan hampir tersungkur.
"Aduh...! kenapa orang malas menyingkirkan Batu keparat ini?" teriak si prajurit geram sambil mengacungkan pedang. Meski marah-marah si prajurit itu tidak melakukan tindakan apapun terhadap batu itu. Sebaliknya Ia hanya melangkahi batu tersebut dan berlalu begitu saja.

Tidak lama kemudian, seorang pemuda miskin sambil membawa gerobak melewati jalan itu. Ketika melihat batu tadi, Ia berkata didalam hati, "Hari sudah akan beranjak mulai gelap, bila orang melintas dijalan ini dan orang tidak berhati-hati melintas, pasti akan tersandung. Batu ini bisa mencelakai orang."

Walaupun Ia lelah setelah bekerja keras selama seharian, dengan susah payah pemuda itu memindahkan batu itu kepinggir jalan. Setelah memindahkan batu, pemuda itu terkejut melihat sebuah benda tertanam dibawah batu yang di pindahkannya. Sebuah kotak berisi sepucuk surat berbunyi "Untuk rakyat ku yang rela memindahkan batu penghalang ini. Karena engkau rajin dan peduli kepada orang lain, maka terimalah lima keping emas yang ada di dalam kotak ini sebagai hadiah dari raja mu."

Pemuda miskin itu langsung bersujud syukur dan memuji kedermawanan rajanya. Peristiwa itu pun menggemparkan seluruh negri. Raja telah mengajran pentingnya nilai kerajinan dan kepedulian terhadap sesama, serta keberanian dalam menghadapi rintangan.

Makna Dari Cerita Raja Bijaksana Yang Menguji Rakyatnya

Pemimpin yang baik adalah yang perhatian kepada rakyatnya. Ia ingin mengetahui keadaan rakyatnya. Apakah mereka pemalas atau rajin. Seorang Pemimpin yang baik juga harus ingin tahu apakah rakyatnya punya cukup makanan atau tidak.
Dari cerita ini juga, kita bisa belajar menjadi orang yang rajin dan ikhlas memikirkan kepentingan orang banyak. Karena orang yang demikian akan dicintai Allh SWT dan di senangi banyak orang.

9. Cerita Anak Islami : Syekh Yang Jujur Selamat Dari Badai

Cerita Anak Islami : Syekh Yang Jujur Selamat Dari Badai

Pada suatu ketika ada seorang syekh yang bernama Syekh Al-Bazzaz sedang melaksanakan ibadah haji. Saat ia berada di Masjidil Haram di Makkah, tiba-tiba ia merasa sangat lapar sekali, tapi ia tidak mempunyai makanan untuk mengganjal perutnya.

Ia pun terus mencari sesuatu yang bisa dimakan olehnya. namun ia tidak mendapatkan apa - apa. Dalam pencariannya ia menemukan sebuah kantung berbahan sutra, ia pun membawa kantong sutra itu ke rumah tinggalnya di Makkah. Sesampainya dirumah, ia pun membuka kantong dari kain sutra itu, alangkah terkejutnya ia ketika melihat sebuah permata cantik yang ada didalam kantung itu. Ia pun buru - buru mengikatnya kembali dan meneruskan mencari makan.

Saat ia sedang mencari makanan, tiba - tiba ia mendengar seorang tua berteriak - teriak dari kejauhan. "Barang siapa yang menemukan kantong sutra, akan diberi hadiah lima ratus dirham emas."

"Sekarang aku sangat lapar, apakah aku harus mencuri kalung permata ini dan menggembalikan kantung nya saja? Tidak, aku harus mengembalikankepada orang tua itu." ujar syekh Al-bazzaz didalam hati.

"Wahai bapak, kemarilah...! Ayo kerumahku," ajak syekh kepada orang tua itu.
"Aku kehilangan sebuah kantung sutra" orang tua itu menyebutkan ciri-ciri kantung sutra yang hilang.
"Bapak, inilah kantung sutra yang seperti ciri - ciri yang bapak sebutkan" kata syekh Al-Bazzaz

"Inilah uang lima ratus dirham emas sebagai hadiah dariku untukmu"
"Bapak, aku tidak akan menerimanya, dan tidak akan meminta balasan darimu sedikit pun." jawab Syekh Al-Bazzaz
"Sudahlah tidak apa - apa, ambilah ini sebagai hadiah" orang tua itu sedikit memaksa
"Demi Allah, aku tidak akan menerimanya. Aku hanya mengharapkan pahala dari Allah SWT saja," Jawab Syekh Al-Bazzaz

Dan kemudian orang tua itu pun pergi, setelah orang tua itu pergi Syekh Al-Bazzaz tidak merasa ada penyesalan karena dia tidak mengambil hadiah yang ditawarkan oleh orang tua itu.

Setelah musim haji selesai, Ia pun hendak pulang kampung dengan menaiki perahu. Dalam perjalanan pulang, perahu yang ditumpanginya diterjang badai ombak yang bergulung sangat besar dan angin yang meniup sangat kencang sekali. Perahu yang ia tumpangi pun pecah terbelah dihantam badai dan kemudian tenggelam.

Semua penumpang perahu itu terlempar ke laut beserta semua barang yang diangkut dalam perahu. Namun, Syekh Al-Bazzaz selamat, dengan berpegangan pada pecahan kayu sisa perahu. Ia pun terapung - apung selama beberapa hari di lautan, hingga akhirnya ia terdampar di sebuah pulau.

Didalam pulau itu terdapat warga tidak bisa membaca dan menulis. Ia pun berhenti dan masuk disebuah Masjid, lalu ia mengambil sebuah Al-Qur'an dan membacanya. Karena mendengar suara Syekh Al-Bazzaz, Orang - orang dipulau itupun melihatnya dan berkumpul disekeliling Syekh Al-Bazzaz.

"Tuan, maukah yuan mengajarkan kami membaca Al-Qur'an" kata mereka satu persatu.
Syekh Al-Bazzaz pun akhirnyamengajarkan mereka satu persatu sampai pintar membaca Al-Qur'an.

"Di pulau ini ada seorang gadis yatim, dia mempunyai kalung permata, dan kami ingin menikahkan mu dengannya" ujar seorang Bapak kepada Syekh Al-Bazzaz
"Tidak, aku harus melanjutkan perjalanan lagi ke kampungku," Balas Syekh AL-Bazzaz
"Engkau harus menikah dengan nya, agar bisa tinggal di kampung ini dan mengajar kami." Kata sibapak itu sedikit memaksa

Akhirnya Syekh Al-Bazzaz pun menerima tawaran itu. Di hari pernikahannya ketika gadis itu berada dihadapannya, tampak olehnya kalung permata melingkardi leher sang gadis. Ia terus memandang dan memandang kalung permata itu.

"Wahai syekh, engkau telah mengecewakan hati gadis ini, engkau hanya melihat kalungnya saja" ujar seorang kerabat
"Aku dan kalung ini punya cerita sendiri." Syekh Al-Bazzaz pun menceritakan kisah yang terjadi dahulu dengan kalung itu.

Setelah mendengarkan cerita Syekh Al-Bazzaz, orang- orang disekelilingnya mengucapkan takbir.
"Ada apa dengan kalian, tiba-tiba bertakbir dan bertahlil?" Tanya Syekh Al-Bazzaz
"Orang tua yang dahulu kehilangan kalung itu adalah ayah si gadis yatim ini. Selama perjalanan pulang dari ibadah Haji, Ia tidak henti - hentinya berdo'a, "Ya Allah, aku tidak pernah bertemu dengan seorang muslim sebaik laki-laki yang telah menemukan kalung permataku. Ya Allah pertemukan aku dengannya Sekali lagi, agar bisa ku nikahkan putriku dengannya," Dan sekarang doa itu dikabulkan."

Makna Dari Cerita Syekh Yang Jujur Selamat Dari Badai

Allah akan membalas yang terbaik dari apa yang sudah kita lakukan. Lihatlah cerita diatas, Syekh Al-Bazzaz tidak mau menerima imbalan apa-apa dari kalung permata itu. Dia hanya mengharapkan Ridho Allah SWT.
Dan sebagai balasannya, Syekh selamat dari badai dan Ia pun menikah dengan putrinya dan mendapatkan kembali kalung permata itu.

10. Cerita Anak Islami : Menolong Dengan Tulus Dan Ikhlas

Cerita Anak Islami : Menolong Dengan Tulus Dan Ikhlas

Disatu cerita, ada seorang bapak tua yang mempunyai empat orang anak. sang ayah jatuh sakit dan tidak bisa melakukan apa-apa. Ia hanya berbaring diranjang saja sepanjang hari.

Salah seorang dari ke empat anaknya itu merawat sang ayah yang sedang terbaring sakit, karena tiga anak yang lainnya tidak mau mengurus dan merawat ayah mereka yang sedang sakit. Ia tetap melakukan semua nya dengan tulus dan dengan hati yang ikhlas.

Suatu ketika, sang ayah meninggal dunia, dan ia pun begitu sedih. Selain karena kehilangan ayah yang sangat dicintainya, harta warisannya pun di ambil semua oleh ketiga saudaranya yang lain.

Pada suatu malam, ia bermimpi bertemu dengan sang ayah, di dalam mimpinya sang ayah menyuruhnya untuk pergi kesuatu tempat. Ditempat itu ada uang dengan jumlah seratus dinar.

Pada pagi harinya ia pun menceritakan mimpinya itu kepada sang istri yang langsung menyarankan agar ia mendatangi tempat itu. Namun ia tidak mau.

Pada malam berikutnya, Ia bermimpi lagi dengan mimpi persis seperti malam sebelumnya. Namun Ia tetap tidak mau mendatangi tempat yang disebut dalam mimpinya. Kemudian di malam ketiga berikutnya lagi Ia bermimpi lagi hal yang sama persis. Dan akhirnya pun ia pergi ketempat yang disebutkan oleh sang ayah didalam mimpinya itu untuk mengambil uang sejumlah seratus dinar. Tapi sesampainya ditempat itu ia hanya mengambil satu dinar saja dari sana.

Dengan suka cita, Ia pun pergi kepasar. Dan ia pun membeli dua ekor ikan yang besar-besar. Sesampai dirumah, istinya sangat senang dan segera membersihkan ikan-ikan itu. Betapa terkejut istrinya ketika membelah perut ikan terdapat dua buah mutiara yang paling indah dari yang pernah ia lihat selama hidupnya.

Orang-orang dikampungnya mendengar berita temuan ajaib itu, dan berdatangan ingin melihatnya. Dan pada akhirnya berita ini pun sampai ketelinga Raja. Ketika Raja melihat mutiara yang menjadi pembicaraan ramai di masyarakat, ia sangat terpesona akan keindahan dari mutiara itu.

Dan ditukarlah dua mutiara indah itu dengan uang emas yang banyak sekali jumlahnya.

Makna Dari Cerita Menolong Dengan Tulus Dan Ikhlas

kita harus melakukan perbuatan baik dengan hati yang ikhlas dan tanpa mengharapkan imbalan.
Allah SWT akan menyukai dan akan membalas perbuatan kita di suatu saat yang tidak terduga.

11. Cerita Anak Islami : Ayah, Anak Dan Seekor Keledai 

Cerita Anak Islami : Ayah, Anak Dan Seekor Keledai

Pada suatu hari ada seorang Ayah, anak dan seekor keledai. Sang ayah bernama juha itu ingin memberikan pelajaran kehidupan yang berharga kepada Anaknya didalam perjalanannya.

Dia menunggangi seekor keledai dan menyuruh Sang anak berjalan dibelakangnya. Ketika baru berjalan beberapa langkah, lewatlah sebagian wanita yang menyoraki juha, "Kok, kamu yang naik, sedangkan anakmu yang kecil itu kelelahan berjalan dibelakang?"

Mendengar itu,Juha pun turun dan menyuruh anaknya yang naik keledai. Kemudian tak berapa lama, mereka melewati segerombolan orang tua sedang duduk dibawah pohon. Mereka berkata "Mengapa kamu berjalan kaki, kamu kan sudah tua, sedangkan anakmu yang masih muda kau biarkan naik keledai itu?"

"Apakah kamu mendengar perkataan mereka, Nak? Kalau begitu mari kita naiki keledai ini sama-sama." kata Juha kepada anaknya.
Lalu mereka pun bersama menunggangi keledai itu. Tetapi, ditengah perjalanan, mereka melewati sekelompok orang pecinta binatang. Melihat pemandangan itu, mereka meneriaki Juha dan anaknya "Kasihanilah binatang yang kurus kering itu. Kalian berdua menungganginya, padahal kalian lebih berat dari pada keledai ini."

"Kau dengar tadi?" kata Juha kepada anaknya sambil turun dan menurunkan anaknya dari atas keledai. "Kalau begitu, mari kita berjalan bersama-sama dan kita biarkan keledai ini berjalan di hadapan kita." Kata Juha lagi.

Akhirnya Sang ayah dan anaknya melanjutkan perjalanan, sementara keledai berjalan di depan mereka berdua. Lalu mereka melintasi segerombolan pemuda berandalan yang mabuk, melihat Juha dan anaknya yang sedang berjalan kaki, gerombolan itu pun meneriaki mereka berdua "Yang pantas itu keledai yang menaiki kalian berdua, sehingga kalian dapat membuatnya terhindar dari kendala - kendala di jalan."

Juha terpengaruh ucapan pemuda berandalan itu. Ia dan anaknya kemudian memikul keledai itu dengan menggunakan batang kayu yang merreka temukan di jalan. Baru saja Juha dan anaknya berlalu melanjutkan perjalanan, orang - orang dibelakang mereka menertawakan pemandangan aneh itu.

Juha berhenti dan menoleh kepada anaknya sambil berkata, "Wahai anakku, jika mendengar dan mengikuti semua omongan manusia. Tidak akan ada habis - habisnya."
Dan mereka berdua pun tertawa.

Makna Dari Cerita Ayah, Anak Dan Seekor Keledai


Omongan manusia tentang kita tidak akan pernah ada ujungnya. Karena itu, teruskanlah mengerjakan sesuatu kalau itu dianggap sebagai kebenaran.
Tidak usah terlalu pusing dengan omongan banyak orang. Karena, kepuasan manusia tidak akan pernah tercapai. Jangan khawatir dan mundur untuk melakukan yang terbaik.
Newer Posts
Older Posts

HELLO, THERE!


Hello, There!

Waktu adalah hal yang paling penting di dalam dunia ini. Jangan pernah sia-siakan waktumu !


Find More

Postingan Populer

  • Cerita Anak Islami : Menumbuhkan Teladan dan Pendidikan Yang Baik Bagi Anak
    Cerita Anak Islami : Menumbuhkan Teladan dan Pendidikan Yang Baik Bagi Anak Secangkir Kopi , Mendidik Anak adalah hal yang sangat penti...

recent posts

LET’S BE FRIENDS

PROMO POST

Labels

Cerita Cerita anak Cerita Islami Daily Dongeng Drama Islami Misterius motivasi Opini Psycological Romance Sastra School Life Story

Sponsor

Blog Archive

  • Maret (1)
  • Februari (10)
  • Januari (9)
  • Oktober (1)
  • Juli (9)
  • Juni (4)
  • Mei (2)
  • Oktober (1)
  • September (8)
  • Agustus (4)
  • Juni (1)

Created with by beautytemplates | Distributed by Secangkir Kopi