Menurut kamu hubungan itu seperti apa? apa hanya sekedar bersama menjalani semuanya? atau hanya sekedar mencari teman untuk melakukan sesuatu? jika kamu berpikir seperti itu, mungkin kamu berbeda denganku. Karena bagiku.. hubungan itu segalanya.
Aku pernah mencintai seseorang lama sekali, sejak temannya menyatakan bahwa dia menyukaiku di sekolah dasar. Aku tak pernah berpikir untuk berhubungan lebih jauh lagi. Kita hanya anak-anak saat itu. Tapi entah mengapa aku merasa senang.
Hari-hari berlalu.. semuanya menjadi lebih indah sejak saat itu. aku berangkat lebih pagi, aku pulang lebih telat. semua itu hanya untuk melihat dia. Setiap kali aku melihatnya, entah kenapa itu membuatku bahagia.
Saat dia tersenyum, saat dia tertawa dan bahkan saat mukanya memerah karena malu. Oh tidak, aku menyukainya.. Tidak banyak yang bisa kulakukan, aku hanya ingin melihatnya terus seperti itu.
Perasaan ini, terasa hangat. saat kedua mata kita saling bertatap. Pertama kali dia memegang tanganku tanpa sengaja saat mengajarkanku belajar. Bahkan saat dia berlari ketika bertemu denganku.. saat-saat ini, aku mohon terus seperti ini...
Aku tidak pernah berpikir akan dekat dengan seseorang perempuan. Bahkan, aku pun tidak tau apa-apa tentangnya. Tapi entah kenapa? bersamanya... semua terasa menyenangkan.
Seseorang pernah berkata "Jika kamu mencintainya, maka kamu harus melakukan apapun untuk membuatnya bahagia.". Aku berpikir ratusan kali saat itu untuk membahagiakannya. Tapi tubuhku tidak bisa bergerak saat menatap matanya.
Sudah berapa lama ya?...
Dia mempunyai keluarga yang sangat disiplin, dan keluarganya pun sangat perhatian dengannya. Mungkin karena dia adalah anak satu-satunya maka dia sangat spesial.
Dibandingkan denganku? ... Tidak, aku tidak memiliki apapun.
Menurutku, aku tidak perlu apapun lagi. Karena aku sudah mempunyai satu orang yang membuatku bahagia dan itu cukup.
"Mungkin..."
Itulah yang aku pikirkan semasa sekolah. Saat itu usiaku masih sangat muda meskipun kita sudah bersama sejak sekolah dasar. Aku tidak pernah memikirkan apapun lagi. Karena selama ini semuanya... berjalan dengan baik.
Aku tidak pernah memikirkannya, karena kita sudah banyak melewati itu semua. Tanpa terasa sekarang sudah hampir penghujung perjalanan belajarku di SMA. Waktu terasa cepat sekali, Bahkan aku tidak pernah sadar akan setiap detik yang aku jalani saat ini.
"Aku rasa semuanya akan baik-baik saja.."
Aku tidak pernah berpikir akan dekat dengan seseorang perempuan. Bahkan, aku pun tidak tau apa-apa tentangnya. Tapi entah kenapa? bersamanya... semua terasa menyenangkan.
Seseorang pernah berkata "Jika kamu mencintainya, maka kamu harus melakukan apapun untuk membuatnya bahagia.". Aku berpikir ratusan kali saat itu untuk membahagiakannya. Tapi tubuhku tidak bisa bergerak saat menatap matanya.
Sudah berapa lama ya?...
Dia mempunyai keluarga yang sangat disiplin, dan keluarganya pun sangat perhatian dengannya. Mungkin karena dia adalah anak satu-satunya maka dia sangat spesial.
Dibandingkan denganku? ... Tidak, aku tidak memiliki apapun.
Menurutku, aku tidak perlu apapun lagi. Karena aku sudah mempunyai satu orang yang membuatku bahagia dan itu cukup.
"Mungkin..."
Itulah yang aku pikirkan semasa sekolah. Saat itu usiaku masih sangat muda meskipun kita sudah bersama sejak sekolah dasar. Aku tidak pernah memikirkan apapun lagi. Karena selama ini semuanya... berjalan dengan baik.
Aku tidak pernah memikirkannya, karena kita sudah banyak melewati itu semua. Tanpa terasa sekarang sudah hampir penghujung perjalanan belajarku di SMA. Waktu terasa cepat sekali, Bahkan aku tidak pernah sadar akan setiap detik yang aku jalani saat ini.
"Aku rasa semuanya akan baik-baik saja.."
Tapi...
"Tring... Tring.. Tring.." Suara alarmku berbunyi dipagi hari.
Aku terbangun, sekarang hari senin. Upacara kelulusan akan segera dilaksanakan. Entah kenapa aku tidak menyukai hari ini.
Saat itu dia memintaku untuk bertemu dengannya setelah sekolah usai. Aku tidak tau apa yang akan dia bicarakan. biasanya dia tidak seperti ini.
Hatiku berdegup kencang, Aku tidak tau apa yang akan dia bicarakan. Akhirnya aku pun hanya bersabar menunggu apapun yang akan dibicarakannya.
Saat itu dia memintaku untuk bertemu dengannya setelah sekolah usai. Aku tidak tau apa yang akan dia bicarakan. biasanya dia tidak seperti ini.
Hatiku berdegup kencang, Aku tidak tau apa yang akan dia bicarakan. Akhirnya aku pun hanya bersabar menunggu apapun yang akan dibicarakannya.
"Kelulusan kah?.."
Kegiatan paling akhir dalam suatu jenjang kelas di sekolah atau secara formal telah selesainya hubungan dalam kegiatan pembelajaran. Aku tau itu.. Tapi entah kenapa makna yang kurasakan lebih dalam... Aku tau itu..
"Tapi.."
"Tapi.."
"Tapi.."
"Tapi.."
"Tapi.. Aku tidak mau Hubungan ini Selesai !"
Seusai sekolah, Dia bilang padaku bahwa dia akan melanjutkan sekolahnya di jepang. Aku sempat terdiam, aku melihat matanya berkaca-kaca saat berbicara denganku dan air mata sempat keluar dari matanya. Dan lagi.. Aku hanya terdiam.
Semua ini bukan salahnya. Orang tuanya yang mengaturnya. Aku tau itu baik baginya. Aku tau itu yang terbaik. Tapi entah kenapa..
"Tapi.."
Seusai sekolah, Dia bilang padaku bahwa dia akan melanjutkan sekolahnya di jepang. Aku sempat terdiam, aku melihat matanya berkaca-kaca saat berbicara denganku dan air mata sempat keluar dari matanya. Dan lagi.. Aku hanya terdiam.
Semua ini bukan salahnya. Orang tuanya yang mengaturnya. Aku tau itu baik baginya. Aku tau itu yang terbaik. Tapi entah kenapa..
"Tapi.."
Aku mohon, teruslah seperti ini. Aku tidak mau berpisah dengan dia, bagiku sekolah ini lebih dari itu. Aku merasakan sesuatu yang hangat dan menyenangkan disini. Senyuman itu.. tolong jangan dirusak dengan air mata.
"Aku tidak ingin melihatnya.."
Dengan segala keberanian aku pun berbicara...
Dengan segala keberanian aku pun berbicara...
"Aku tidak ingin berpisah disini, aku tidak ingin hubungan ini berakhir. Aku mohon... Kenapa kamu harus pergi ketempat yang jauh? Yang tidak bisa aku gapai saat ini. Apa aku tidak membuatmu bahagia?"
'Orang tuanya yang mengaturnya'
"Aku tau.. "
'Itu adalah yang terbaik untuknya'
"Aku tau.. "
'Aku sangat mencintainya..'
"Aku tau !,, "
Hanya itu kata kata yang terlintas di pikiranku. Bahkan saat dia tidak menjawabnya pun aku sudah tau jawabannya. Aku hanya ingin sedikit egois.
'Orang tuanya yang mengaturnya'
"Aku tau.. "
'Itu adalah yang terbaik untuknya'
"Aku tau.. "
'Aku sangat mencintainya..'
"Aku tau !,, "
Hanya itu kata kata yang terlintas di pikiranku. Bahkan saat dia tidak menjawabnya pun aku sudah tau jawabannya. Aku hanya ingin sedikit egois.
Oh.. sungguh jepang itu jauh sekali. Setelah bertahun-tahun yang kita lalui, aku selalu mengikutinya. Tapi kenapa? hanya kali ini.. apa yang harus aku lakukan untuk tetap bersamanya?
Seseorang pernah berkata "Jika kamu mencintainya, maka kamu harus melakukan apapun untuk membuatnya bahagia." Sekarang aku tau jawabannya, aku pikir bukan hanya kebahagiaan. kamu pun harus memberikan yang terbaik. Dan yang terbaik saat ini adalah...
Melihat Dia pergi untuk mencapai cita-cita yang diinginkannya. Aku yakin dia akan sukses dan dia akan sangat bahagia saat sudah mencapai itu.
Dan aku?...
Aku bukanlah siapa-siapa.
Bahkan setelah bertahun-tahun aku selalu masih belum bisa mengungkapkan perasaan ini.
Tapi aku berjanji, aku akan menjadi orang yang pertama mengucapkan selamat atas kesuksesanmu nanti. Aku mencintaimu ..
Seseorang pernah berkata "Jika kamu mencintainya, maka kamu harus melakukan apapun untuk membuatnya bahagia." Sekarang aku tau jawabannya, aku pikir bukan hanya kebahagiaan. kamu pun harus memberikan yang terbaik. Dan yang terbaik saat ini adalah...
Melihat Dia pergi untuk mencapai cita-cita yang diinginkannya. Aku yakin dia akan sukses dan dia akan sangat bahagia saat sudah mencapai itu.
Dan aku?...
Aku bukanlah siapa-siapa.
Bahkan setelah bertahun-tahun aku selalu masih belum bisa mengungkapkan perasaan ini.
Tapi aku berjanji, aku akan menjadi orang yang pertama mengucapkan selamat atas kesuksesanmu nanti. Aku mencintaimu ..
--------- >