Tentang Kamu

by - Juli 21, 2019

Tentang Kamu


     Tentang kamu, aku selalu memperhatikanmu. Dari semenjak kita bertemu pertama kali di kelas yang sama. Aku hanya terdiam dan melihatmu. Aku tidak tau apa lagi yang harus aku katakan. Karena kamu sangat cantik hari itu.
      
      Apa kamu ingat? waktu hari sabtu malam. Waktu itu hujan lebat dan kamu menunggu di depan gerbang kampus. Aku melihatmu, aku mempunyai payung saat itu. Tapi aku tidak berani berbicara dengamu. Dan akhirnya ada temanmu yang memberi payung. Aku tersenyum...

     Apa kamu ingat? waktu itu, pertama kalinya kita berbicara. walaupun kamu hanya berbicara menanyakan "sudah ada dosen belum?" tapi aku sangat bahagia. Aku tersenyum..

      Apa kamu ingat? waktu kamu menangis, aku tidak tau apa yang membuatmu menangis. Tapi aku tidak suka itu, aku ingin menenangkan dirimu. Membuatmu kembali tertawa, melihat senyummu kembali. Tapi aku tidak bisa hehe..

      Padahal bangkuku denganmu hanya berjarak sekitar 2 meter tapi aneh rasanya kita jarang sekali berbicara. Tapi aku tidak apa-apa ko, aku suka seperti ini. Karena dengan hanya melihatmu tersenyum aku sudah bahagia.

      Tingkah lucumu saat kamu selalu lupa tugas dari dosen, saat itu aku tertawa kecil di sampingmu. Aku melihatmu, kamu panik dan selalu melihat ke arahku saat itu. Oh tidak, aku selalu memalingkan wajahku, karena aku malu hehe..

       Pada suatu hari, kamu menghampiriku. Memintaku untuk mengerjakan tugas bersama karena kamu tidak mengerti. Aku sungguh terkejut sekali. Perasanku.. aku tidak tau lagi seperti apa rasanya. Aku senang sekali saat itu.

      Hari-hari berlalu, kita jadi sering berbicara. Bahkan dia selalu menyapaku setiap kali masuk kelas. 

Aku menyukainya..

      Waktu itu, ditangga setelah pelajaran selesai. Aku menyatakan perasaanku, kamu pun terkejut. Kamu tersenyum dan mengeluarkan sedikit air mata dan kamu pergi begitu saja meninggalkanku. Aku panik saat itu, aku takut kamu marah.

Aku tidak bisa tidur semalaman, membayangkan wajahmu saat itu. Aku merasa bersalah sekali.

      Hari berikutnya, kamu tidak masuk kelas. Aku tidak tau apa alasannya, tetapi aku merasa.. kehidupanku kembali seperti dulu lagi. Aku hanya menundukan kepalaku.

      Hari berikutnya, Kamu tidak ada lagi dikelas, Aku merindukanmu. Ada apa denganmu? apakah aku melakukan kesalahan. Banyak sekali pertanyaan dalam pikiranku. 

      Hari berikutnya dan hari-hari berikutnya pun dia tetap tidak masuk. Sudah hampir seminggu sejak saat itu. Aku pun sudah tidak tau lagi harus bagaimana. Aku selalu terdiam di kelas dan melihat ke arah jendela berharap kamu akan datang melewati gerbang kampus. Tapi ternyata tidak hehe

      Sudah dua minggu berlalu, aku sudah tidak terlalu memikirkannya. Aku rasa mungkin dia sudah pindah kampus atau sibuk dengan dunianya, mungkin itu semua karena aku hehe..

      Waktu itu, ada seseorang perempuan menungguku di depan gerbang kampus. Dia melihat kearahku, setelah sampainya aku disana. Dia berkata "Apa kamu yang bernama Ari?". Aku pun menganggukan kepala. "Aku mempunyai surat untukmu, dari salsa. Dia sangat bahagia saat menulis surat ini. Terima kasih ya Nak". Perempuan itu pun pergi. Sedangkan aku, hanya terdiam aku tidak tau apa yang harus aku lakukan. 

      Aku pergi ke kelas, suasana kelas sangat sepi saat itu. Semua orang menatap ke arahku, aku merasa aneh. Aku pun duduk, dengan penuh penasaran akupun membuka surat itu...

      "Ari, sudah lama sekali kita tidak bertemu. Oh ya, aku Salsa. Aku yakin kamu tidak tau namaku hehe, karena kamu selalu sendirian dan dikelaspun kamu selalu menatap keluar jendela.
       Sudah dua minggu yah, Apa kamu ingat? waktu itu. Saat hujan, aku melihatmu loh. Kamu melihatku sambil tersenyum dibelakangku, Aku memang tidak membawa payung. Padahal aku berharap bisa berjalan bersama dengan satu payungmu. Tapi kamu hanya memalingkan wajahmu saat aku melihatmu. Huhhh..
        Apa kamu ingat? Aku yakin waktu itu kamu melihatku menangis di bawah tangga. Aku melihatmu ko. Tapi kamu malah pergi begitu saja, dasar kamu tidak peka.
        Tapi pada saat itu, dibawah tangga seusai pelajaran, aku terkejut sekali dan aku sangat bahagia. aku pun tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata dan aku sangat malu saat itu jadi aku pergi meninggalkanmu. Hehe.. maafkan aku ya.
        Tapi kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Aku jatuh pingsan, aku tidak sadarkan diri selama seminggu. Maaf membuatmu khawatir ya. Hidupku sudah tidak lama lagi. Hidupku hanya tersisa satu bulan. Aku tau ko, aku sudah menangis lama sekali saat mengetahuinya. Tapi kamu malah pergi meninggalkanku saat itu. Huhh dasar kamu.
        Tapi aku bahagia, saat kamu menyatakan perasaanmu. Aku senang sekali ternyata kamu pun merasakan perasaan yang sama terhadapku hehe.. Terima kasih ya, aku juga sangat mencintaimu. Aku selalu memperhatikanmu. Kamu sudah membuat hidupku menjadi berarti, Terima kasih banyak.
        Oh iya, mungkin saat kamu menerima surat ini aku sudah tidak ada. Maafkan aku ya. Aku harap kamu baik-baik saja disana hehe. Dan terima kasih lagi, aku sangat mencintaimu...."

    Heehh.. ada apa ini, mataku mengeluarkan air mata. Oh tidak semua orang melihat kearahku. Aku harus pergi. Aku pun berlari keluar kampus, aku tidak tau harus kemana. Aku hanya berlari dan terus berlari. Dan setelah aku berhenti aku tersadar air mata yang keluar adalah kesedihanku. 

"SIAPA YANG BAIK BAIK SAJA BODOH, KENAPA KAMU TIDAK BILANG KEPADAKU. KENAPA KAMU HARUS PERGI..." Ucapku teriak keras dari atas bukit kota.

Aku sangat mencintaimu, kenapa kamu harus pergi.. aku tidak baik-baik saja. Aku mohon jangan berkata seperti itu, aku mohon...

You May Also Like

0 Comments